Cara Budidaya Jahe

Pertanianku – Jahe merupakan tanaman yang termasuk dalam tumbuhan rumpun berbatang semu. Tanaman rempah satu ini berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Di Indonesia jahe sering digunakan sebagai bumbu masakakan, obat serta menjadi minuman. Berikut cara budidaya jahe sangatlah mudah.

Cara Budidaya Jahe

  1. Pembibitan

Saat ingin memulai budidaya jahe tentunya dimulai dari pembibitan. Pilihlah bibit jahe yang memiliki mutu genetik, atau bibit yang mudah tumbuh dan bebas dari serangan hama. Untuk mendapatkan bibit jahe dengan kualitas baik dapat Anda dapatkan dengan mengambil langsung dari jahe yang sudah Anda beli sebelumnya. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, bibit jahe sebelumnya harus dimasukan ke dalam kadung dan dicelupkan ke dalam larutan fungisida selama 8 jam, kemudian jemur bibit jahe selama 2–4 jam setelah itu baru lakukan penanaman.

Loading...
  1. Menyiapkan media tanam

Media tanam bagi tanaman jahe yang cocok adalah tanah yang tidak memiliki kadar keasaman yang tinggi alias tanah kering. Jika tanah terlalu kering maka perlu digemburkan lebih dulu dengan alat bajak dan jangan lupa diberi kapur. Setelah itu, biarkan tanah selama 2–4 minggu agar gas beracun dapat menguap serta bibit hama dan penyakit mati bila terkena sinar matahar. Jika tanah tidak kunjung gembur, maka berikan pupuk kandang.

  1. Pembuatan lubang tanam

Untuk pembuatan lubang hindari pertumbuhan jahe yang jelek. Jika kondisi air tanah buruk maka sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan selanjutnya dibuat lubang-lubang kecil atau alur sedalam 3 sampai 7,5 cm untuk menanam bibit.

  1. Lakukan penanaman

Caranya dengan melekatkan bibit rimpang secara rebah ke dalam lubang tanam atau alur yang sudah disiapkan, sebaiknya penanaman jahe dilakukan pada musim hujan.Hal ini terjadi agar tanaman muda mendapatkan perawatan air yang cukup banyak sehingga pertumbuhannya cukup cepat.

  1. Lakukan pemeliharaan tanaman jahe
Baca Juga:  Tanaman Rempah yang Mampu Mendulang Keuntungan

Ada tiga pemeliharaan tanaman jahe. Pertama penyulaman.Lakukan penyulaman 2–3 minggu setelah ditanam untuk melihat rimpang yang mati. Kedua penyiangan. Lakukan penyiangan saat tanaman jahe berumur 2–4 minggu kemudian dilanjutkan 3–6 minggu sekali tergantung pada kondisi tanaman yang mengganggu. Namun, setelah jahe berumur 6–7 bulan, sebaiknya tidak perlu dilakukan penyiangan lagi, karena pada umur tersebut rimpang sudah mulai besar.Ketiga pembubunan. Tanaman jahe memerlukan tanah yg peredaran udara dan air dapat berjalan dengan baik, maka itu tanah harus digemburkan, ini bertujuan agar pembubunan untuk menimbun rimpang jahe yg kadang-kadang muncul ke atas permukaan tanah. Apabila tanaman jahe masih muda, cukup tanah dengan mencangkul tipis di bagian rumpun dengan jarak kurang lebih 30 cm. Pembubunan dapat dilakukan 2–3 kali selama umur tanaman jahe.

  1. Pemupukan

Untuk budidaya jahe pemupukan dapat dilakukan  dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan pemupukan organik yang tidak menggunakan bahan kimia seperti pupuk buatan dan obat-obatan. Pemupukan secara organik ini dapat menggunakan pupuk kompos organik atau pupuk kandang.

  1. Pengairan dan penyiraman

dilakukan penyiraman pada tanaman jahe tidak memerlukan air begitu banyak untuk pertumbuhannya, akan tetapi pada awal masa tanam diperlukan penanaman pada awal musim hujan.

  1. Waktu penyemprotan pestisida

Saat melakukan penyemprotan dilakukan mulai dari saat penyimpanan bibit yg untuk disemai pada saat pemeliharaan. Penyemprotan pestisida pada fase pemeliharaan biasanya dicampur dengan pupuk organik cair atau vitamin yang mendorong pertumbuhan jahe.

  1. Panen

Saat pemanenan dilakukan tergantung dengan penggunaan jahe itu sendiri, tanaman jahe sudah bisa ditanam pada umur 4 bulan, dengan cara mematahkan sebagian rimpang dan sisinya dibiarkan sampai tua. Jika pada saat dipanen jahe sudah cukup terlihat tua, umur tanaman jahe yang sudah bisa dipanen antara 10–12 bulan, dengan ciri-ciri warna daun berubah dari hijau menjadi kuning dan batang semua mengering.

Baca Juga:  Bunga Dahlia, Tanaman Cantik yang Berkhasiat
Loading...
Loading...