Cara Budidaya Jangkrik dengan Modal Kecil

Pertanianku — Salah satu usaha yang bisa Anda lakukan dengan modal yang minim ialah budidaya jangkrik. Namun, bagaimana cara budidaya jangkrik dengan modal kecil? Langkah pertama yang yang harus dilakukan ialah mempersiapkan lokasi kandang untuk ternak jangkrik. Untuk langkah-langkah berikutnya, simak ulasan di bawah ini.

cara budidaya jangkrik dengan modal kecil
Foto: Google Image

Dimulai dengan menentukan lokasi kandang yang tepat

Jangkrik bisa dibilang hewan musiman bukan berarti hanya ada pada musim tertentu. Misalnya saja jangkrik banyak hidup di area persawahan, di mana tanah kering dan udara panas tepatnya menjelang musim penghujan. Jangkrik selalu memilih lokasi yang cocok untuk hidupnya. Jika lokasi kurang sesuai, akan ditinggalkan atau tidak dapat bertahan walaupun lokasi masih dalam satu area.

Loading...

Hal ini juga berlaku pada kegiatan ternak jangkrik. Beda tempat, beda juga hasilnya walaupun pada area yang sama. Jadi, kita harus jeli dan paham betul mengenai lingkungan hidup yang baik bagi jangkrik. Usahakan kandang jangkrik dibuat dengan suhu lingkungan seperti pada musim jangkrik di alam bebas. Dengan begitu, kegiatan ternak dapat dijalankan sepanjang tahun tanpa mengenal musim

Mempersiapkan kandang jangkrik

Jika tidak ada lokasi yang sesuai, Anda dapat membuat kandang jangkrik sederhana, yang penting suhu ruangan cocok untuk memelihara jangkrik. Lantai dasar cukup dengan tanah biasa, tidak harus dilapisi semen cor asalkan kering dan tidak terlalu lembap. Lantai diusahakan tinggi untuk menjaga kelembapan terutama di musim hujan.

Tembok semibatako, yaitu 1,5 meter batako dan pada bagian atasnya asbes dan angin-angin, atau tembok berupa asbes bagian atas bethek bambu untuk angin-angin. Atap berupa asbes karena dengan asbes suhu lingkungan akan lebih stabil dan tetap hangat walaupun saat hujan. Tinggi atap miring 2,5 m—3,5 m.

Baca Juga:  Cara Memancing Burung Cucakrawa Berkicau

Buat penutup kandang jangkrik

Kandang jangkrik haruslah diberi tutup agar predator tidak dapat masuk ke kandang. Karena sekali saja predator seperti semut, cecak, dan tokek masuk ke kandang, bisa dipastikan jangkrik yang kita pelihara dalam keadaan bahaya. Nah, untuk menanggulangi hal tersebut, kita harus membuatkan penutup kandang yang efisien.

Loading...
Loading...