Cara Budidaya Ketumbar yang Belum Diketahui Banyak Orang


Pertanianku — Ketumbar adalah salah satu bumbu masak yang sering digunakan masyarakat Indonesia. Bentuknya yang kecil mirip sekali dengan merica, hanya saja warna dan rasanya beda. Di balik kegunaannya, tahukah Anda bagaimana cara budidaya ketumbar itu sendiri?

cara budidaya ketumbar
Foto: Google Image

Tanaman ketumbar dapat dimanfaatkan pada bagian biji untuk bumbu masakan dan daun untuk sayuran. Berikut ini cara membudidayakan tanaman ketumbar.

Persiapan titik tanam

Pilih titik tanam yang dapat memperoleh sinar matahari secara penuh. Tapi perlu juga adanya perlindungan ketika siang hari saat panas sedang terik. Tanah yang dipilih harus ringan dengan tingkat keasaman (pH) sekitar 6,2—6,8. Air dapat mengalir dengan baik. Cangkul tanah sedalam 2—3 inci. Pencangkulan ini bertujuan menggemburkan tanah. Beri pupuk kompos untuk memperbaiki struktur pada tanah.

Penanaman

Buat lubang sedalam ¼ inci dan masing-masing jarak sekitar 6—8 inci dan dalam baris berjarak sekitar 30 cm. Bibit ketumbar bisa langsung dimasukkan ke lubang. Jangan lupa untuk menyiramnya karena bibit ketumbar sangat memerlukan air yang cukup tinggi.

Perawatan

Beri pupuk nitrogen larut dalam air setelah tanaman memiliki tinggi sekitar 2 inci, ketika pemberian jangan berlebihan. Pastikan Anda akan memberinya pupuk sekitar ¼ cangkir untuk 7,6 meter area tanam.

Ketika tanaman ketumbar sudah tumbuh secara kuat, penyiraman sebaiknya jangan berlebihan. Hal ini karena tanaman ketumbar sendiri merupakan salah satu tumbuhan dari daerah yang beriklim kering. Pastikan juga untuk menjaga tanah dalam kondisi lembap, tapi tidak berair.

Jangan lupa untuk mencabut tanaman yang tumbuh kecil dan biarkan hanya tumbuhan besar yang tumbuh dengan jarak masing-masing sekitar 8—10 inci. Untuk tanaman yang kecil tadi bisa dimanfaatkan sebagai bahan olahan masakan Anda.

Baca Juga:  Kementan Dukung Penerapan Inisiatif Rempah Berkelanjutan

Bersihkan gulma jika terlihat ada yang baru tumbuh kecil secara manual. Untuk menghindari pertumbuhan yang begitu banyak gulma, bisa juga dengan menanami banyak ketumbar pada bagi dasar tanaman.