Cara Budidaya Rumput Raja, Pakan Hijauan Ternak Sapi

Pertanianku — Rumput raja sudah lama digunakan sebagai pakan ternak sapi. Ukurannya yang besar dan daunnya yang tebal membuat ternak puas saat mengonsumsinya. Oleh karena itu, pertanianku.com akan mengulas cara budidaya rumput raja.

Cara Budidaya Rumput Raja, Pakan Hijauan Ternak Sapi
Foto: Google Image

Persiapan lahan budidaya

Bersihkan lahan dari semak belukar yang mengganggu, termasuk pula pepohonan yang ada di sekitar. Lakukan pencangkulan atau pembajakan tanah sedalam kurang lebih 40 cm. Tujuannya adalah memisahkan lapisan tanah menjadi bongkahan.

Loading...

Selain itu, pembalikan tanah perlu dilakukan pula agar aktivitas mikroorganisme di dalamnya hidup kembali. Dengan demikian, mineralisari bahan organik dapat berlangsung secara cepat. Berikan pupuk dasar berupa pupuk NPK dengan dosis per hektare sebanyak 80 kilogram TSP, 60 kilogram KCL, serta 110 kilogram urea. Anda juga bisa memberi pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektare, serta 50 kilogram KCL dan 50 kilogram SP36 per hektare.

Jika proses pemupukan selesai, lahan sebaiknya diistirahatkan semala kurang lebih 7 hari. Buatlah parit dengan kedalaman 20 cm. Namun, pada tanah berkontur miring, pengolahan tidak perlu dilakukan.

Proses penanaman rumput raja

Jika penanaman rumput raja dilakukan pada daerah tanpa irigasi, baiknya dilakukan setelah hujan pertama hingga pertengahan musim hujan. Dengan demikian, perakaran rumput raja pada musim kemarau sudah cukup dalam dan kuat.

Cara budidaya rumput raja biasanya dilakukan melalui teknik setek. Dan juga teknik perakaran (pols). Masukkan ¾ bagian dari panjang setek dengan kemiringan 30 derajat. Atau, bisa pula dengan cara memasukkan setek ke tanah secara terlentang.

Ciri-ciri bibit setek yang baik adalah tumbuhan tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda juga, memiliki 2 mata tunas, serta warna kulitnya hijau-hijau muda. Untuk teknik pols, kebutuhan tanamannya sebagai berikut: berusia muda, rumpunnya tegak dan sehat, serta tingginya sama dalam satu rumpun. Tujuh hari pascapenanaman, alirkan air secukupnya ke lahan perkebunan. Lakukan pergantian tanaman jika terdapat setek atau pols yang mati.

Baca Juga:  Taiwan Impor Produk Perkebunan dari Indonesia, Produk Lokal Siap Mendunia

Teknik perawatan rumput raja

Anda perlu melakukan penyiangan yakni membersihkan tanah di sekitar dari tanaman liar. Selain itu, baik pula dilakukan penggemburan tanah dengan cara membalikkan tanah tersebut. Sementara itu, pemupukan rumput raja dapat dilakukan setelah tanaman berusia 2 minggu. Pupuk yang biasa digunakan sebagai pupuk lanjutan adalah pupuk urea. Setelah itu, pemupukan bisa dilakukan 3—4 tiap tahunnya.

Proses pemotongan

Pemotogan tahap 1

Proses pemotongan pertama disebut juga sebagai pemotongan paksa. Hal ini dikarenakan usia rumput raja masih 2—3 bulan, namun pemotongan tersebut perlu dilakukan agar pertumbuhannya serempak. Selain itu, pemotongan ini juga dimaksudkan agar jumlah anakan bertambah.

Pemotongan tahap 2

Pemotongan berikutnya bisa dilakukan tiap 6 minggu sekali. Namun, jika dilakukan saat musim kemarau waktu pemotongan bisa diperpanjang lagi. Tinggi pemotongan yang ideal adalah 10—15 cm dari permukaan tanah.

Hindari pemotongan yang terlalu tinggi karena akan banyak sisa batang rumput yang mengayu. Tetapi, jangan pula memotong terlalu pendek karena akan mengurangi mata tunas yang tumbuh.

Loading...
Loading...