Cara Memangkas Tanaman Tomat yang Baik dan Benar


Pertanianku — Tahukah Anda, tanaman tomat perlu dipangkas secara berkala untuk menjaga tingkat produktivitasnya. Pasalnya, tanaman yang terlalu banyak daun justru pertumbuhannya tidak bagus. Hal ini terjadi lantaran sebagian besar nutrisi yang didapatkan tanaman tersebut dialokasikan untuk mendukung perkembangan buah.

tanaman tomat
Foto: Google Image

Tanaman tomat yang terlalu rimbun karena mempunyai banyak daun dan cabang umumnya menghasilkan buah yang berukuran kecil. Penyebabnya tidak lain, yakni hasil fotosintesis dibagi-bagi juga untuk mendukung pertumbuhan daun.

Akibatnya, perkembangan buah pun menjadi tidak optimal. Selain itu, pemangkasan pada tanaman tomat juga berguna untuk mengatur kelembapan serta mencegah serangan hama dan penyakit.

Terdapat tiga jenis teknik pemangkasan pada tanaman tomat seperti berikut.

Pemangkasan tunas muda

Pohon tomat yang terlalu banyak mempunyai tunas dapat mengganggu pertumbuhan tanaman itu sendiri. Anda perlu mengatur jumlah tunas agar produktivitasnya tinggi dan perkembangan buah maksimal.

Khusus tunas yang tumbuh di antara batang perlu dipangkas sehingga tersisa hanya batang dan daun utamanya. Pemangkasan dapat dilakukan secara manual menggunakan tangan yang steril dengan memotes tunas tersebut.

Pemangkasan batang

Pemangkasan batang dilakukan ketika ada dua helai daun yang tumbuh di atas tandan buah yang kelima. Tujuannya tidak lain untuk mempercepat pematangan buah tomat. Pengecualian apabila ada tunas yang tumbuh kuat di batang sekitar tandan buah yang kelima ini, batang tersebut tidak perlu dipangkas.

Tanaman tomat akan memiliki produktivitas yang baik manakala mempunyai 2—3 tunas cabang di setiap batangnya. Pemangkasan dilakukan memakai pisau yang tajam.

Pemangkasan bunga dan buah

Pemangkasan bunga dan buah tomat juga perlu dilaksanakan untuk memaksimalkan pertumbuhannya. Idealnya setiap tanaman tomat cukup menghasilkan sebanyak 6—8 buah saja per periode.

Baca Juga:  Penggunaan ZPT Bisa Bantu Perbanyak Buah Cabai

Dengan mengurangi kuantitas buah, kualitas buah dapat meningkat tajam. Buah yang dibiarkan akan tumbuh maksimal hingga mencapai mutu yang premium. Namun, jika standar kualitas buah yang diharapkan tidak terlalu tinggi, misalnya untuk pasar lokal, pemangkasan terhadap bunga/buah ini tidak perlu dilakukan.