Cara Membedakan Jenis Kelamin Anak Ayam

Pertanianku Anak ayam betina dan jantan perlu dipisahkan secepatnya, terutama untuk kegiatan usaha peternakan ayam petelur. Jika dibiarkan terus bersama-sama dapat membuat pertumbuhan ayam betina terganggu. Pasalnya, pertumbuhan jantan lebih cepat dibanding betina. Apabila hal ini dibiarkan, akan terjadi persaingan yang tidak sehat. Biasanya yang kalah adalah ayam betina sehingga pertumbuhannya mengalami gangguan.

anak ayam
foto: Pertanianku

Ayam jantan dipelihara sebagai ayam pedaging atau pejantan. Sementara itu, ayam betina digunakan sebagai ayam petelur. Jenis kelamin anak ayam dapat diketahui melalui cara berikut.

Memperhatikan kloaka

  1. Pegang anak ayam yang akan diperiksa jenis kelaminnya dengan tangan kanan.
  2. Jepit leher dengan jari tengah dan jari manis.
  3. Badan dan kepalanya diarahkan ke bawah. Selanjutnya, perut bagian bawah diraba dengan menggunakan ibu jari dan kelingking kiri.
  4. Ketuk-ketuk bagian punggung hingga ayam mengeluarkan kotoran.
  5. Tekan bagian bawah anus, kemudian telunjuk tangan kanan ditaruh pada anus.
  6. Buka lubang anus sehingga bagian dalamnya terlihat menonjol keluar
  7. Jika anak ayam yang diamati berkelamin jantan, akan terlihat titik di bagian bawah kloaka. Sementara itu, bila anak ayam betina, titik tersebut tidak tampak.

Bentuk titik pada kloaka berbeda-beda. Ada yang agak lonjong seperi butiran beras dan ada juga yang bulat. Titik tersebut baru membesar sekitar ¼ mm setelah ayam berumur dua minggu.

Kondisi fisik

Jenis kelamin anak ayam bisa diketahui dari kondisi fisiknya. Umumnya, ayam jantan memiliki jengger yang tumbuh lebih tegas, besar, dan bergerigi nyata. Pada bagian mata terlihat lebih besar dan bercahaya, badan lebih besar, bulu ekor lebih cepat tumbuh bila dibandingkan dengan bulu di bagian badan lainnya, serta kakinya terlihat kuat, besar, dan kokoh.

Sementara itu, ayam betina memiliki jengger yang tumbuh pendek dan tipis, mata kecil dan lemah, badan pendek dan lembek, bulu badan tumbuh merata, serta kakinya cenderung lebih pendek dan kecil. Perbedaan-perbedaan tersebut sebenarnya cenderung sulit terlihat karena perbedaan baru terlihat setelah ayam berumur satu bulan.