Cara Memberi Perangsang Buah yang Tepat untuk Tanaman Kelengkeng


Pertanianku — Anda memiliki tanaman kelengkeng di sekitar rumah namun tak kunjung berbuah atau buahnya tidak lebat? Sepertinya Anda memerlukan perangsang buah. Namun, tentu saja Anda tidak bisa sembarangan memberi pupuk perangsang. Sebelumnya, Anda harus tahu terlebih dahulu cara yang tepat dalam pemberian pupuk perangsang buah tersebut.

perangsang buah
Foto: Dok. Pertanianku

Kelengkeng memang salah satu buah yang rasanya manis dengan ukuran kecil sehingga anak-anak pun suka dengan buah yang satu ini. Di Indonesia, kini buah kelengkeng mulai dibudidaya dan telah bisa memasok kebutuhan pasar domestik. Lalu, bagaimana cara pemberian perangsang buah pada kelengkeng?

Untuk pembuahan kelengkeng, Anda bisa memberi perangsang buah agar tanaman bisa segera berbuah. Sebenarnya, cara pemberian perangsang ini dapat dilakukan dengan mudah dan bisa dilakukan bahkan oleh pemula sekalipun. Adapun jenis pupuk perangsang buah yang digunakan pun telah diedarkan di Indonesia sehingga seluruh petani ataupun penanam kelengkeng dapat dengan mudah mendapatkannya dan menggunakannya.

Kalau Anda mau menggunakan pupuk perangsang buah dalam membuahkan tanaman kelengkeng yang ditanam, Anda bisa menggunakan pupuk yang telah digunakan oleh para petani kelengkeng. Biasanya pupuk ini banyak dijual bebas di toko-toko pertanian dengan berbagai merek. Pilih saja pupuk perangsang buah sesuai dengan jenis tanaman kelengkeng.

Untuk memberikan pupuk perangsang buah pada tanaman kelengkeng tersebut, ada satu hal yang harus diperhatikan. Perhatikan dan cermati karakteristik tanaman yang akan diberi pupuk perangsang buah. Tanaman yang sudah siap diberi pupuk perangsang buah adalah tanaman kelengkeng yang telah memiliki daun yang sudah tua.

Proses pengaplikasiannya, yaitu campurkan pupuk perangsang buah yang Anda beli dengan air biasa. Selanjuntya, gunakan ember atau semacamnya untuk menyiramkan campuran tadi ke pangkal tanaman dan sekitar tanaman.

Baca Juga:  Tips Rahasia Merawat Cabai di Musim Hujan

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan pemberian pupuk perangsang buah tersebut pada saat musim kemarau. Jika dilakukan saat musim hujan, aplikasi pupuk menjadi kurang baik. Hal ini membuat komposisi pupuk perangsang buah bisa menjadi rusak sehingga hasil yang ingin dicapai tidak maksimal.