Cara Membersihkan Perangkat Hidroponik dengan Benar

Pertanianku — Bertanam dengan sistem hidroponik memberikan banyak manfaat dan keuntungan dibandingkan dengan sistem konvensional. Akan tetapi, selain menikmati hasilnya, Anda juga perlu membersihkan perangkat hidroponik agar tetap mendapatkan hasil panen yang maksimal.

membersihkan perangkat hidroponik
Foto: Google Image

Meski berkebun secara hidroponik tidak memerlukan perawatan khusus, Anda harus tetap memerhatikan faktor kebersihan alat hidroponik yang Anda gunakan. Alat hidroponik yang tidak bersih akan mengganggu kesehatan tanaman karena risiko tumbuhnya alga, lumut, jamur, dan bakteri.

Jika alat hidroponik tersebut dibiarkan tidak terawat, dapat memicu munculnya penyakit tanaman yang berbahaya dan merusak kebun hidroponik Anda. Berikut ini 4 cara mudah membersihkan alat hidroponik sehingga dapat bekerja optimal.

Loading...
  1. Pindahkan tanaman

Untuk memulai membersihkan alat perangkat hidroponik, dimulai dengan memindahkan tanaman ke perangkat hidroponik lain yang memiliki media tanam, larutan nutrisi dan derajat keasaman (pH) yang sama dengan perangkat hidroponik pertama.

Membuat kondisi yang sama, sangat penting agar tanaman Anda tidak stres dan dapat segera menyesuaikan diri dengan perangkat hidroponik yang baru. Tanaman yang stres akan berakibat fatal tergantung dari seberapa besar perubahan kondisi hidup dan lingkungan sekitarnya.

  1. Sterilisasi perangkat hidroponik

Sterilisasi perangkat hidroponik dimaksudkan untuk membunuh bibit atau hama pengganggu, dapat dilakukan dengan cara perendaman dan pengaliran cairan pembersih. Untuk perangkat hidroponik sederhana misalnya sistem wick, Anda dapat merendamnya dengan larutan pembersih.

Namun untuk perangkat hidroponik sistem NFT yang menggunakan pipa, Anda dapat mengaliri pipa tersebut menggunakan cairan pembersih. Anda dapat membeli cairan pembersih khusus hidroponik di toko tanaman terdekat atau secara online via internet. Banyak juga orang yang menggunakan cairan klorine untuk membilas perangkat hidroponik. Lakukan perendaman dan pembilasan selama 24 jam atau sehari semalam.

  1. Mencuci dan membilas sistem hidroponik
Baca Juga:  3 Cara Bertanam Sayuran Ringkas di Pekarangan

Setelah proses sterilisasi selesai, selanjutnya adalah membilas perangkat hidroponik menggunakan air bersih. Lakukan pembilasan sebanyak 3 kali. Untuk sistem NFT, alirkan air bersih sebanyak 3 kali dan setiap kalinya selama 15 menit. Jangan gunakan air bekas bilasan untuk membilas ulang, tapi selalu gunakan air yang baru setiap kalinya.

  1. Menanam kembali tanaman

Pindahkan kembali tanaman Anda ke perangkat hidroponik yang telah selesai dibersihkan. Gunakan media tanam dan gunakan perangkat hidroponik tersebut secara normal. Lakukan pengawasan pada tanaman dan lihatlah apakah ada tanda-tanda tanaman stres pada hari-hari berikutnya.

Kapan waktu yang tepat untuk membersihkan tergantung dari kondisi perangkat Anda. Biasanya, pembersihan perangkat hidroponik dilakukan setiap kali selesai panen dan akan melakukan penanaman kembali.

Loading...
Loading...