Cara Membuat Cabai Segar Giling

Pertanianku — Pembuatan cabai giling dapat memperpanjang masa simpan cabai dan memudahkan konsumen untuk menggunakannya. Cabai giling menjadi salah satu produk olahan cabai yang banyak dijual di pasar tradisional.

cabai giling
foto: pertanianku

Cabai segar yang akan digiling harus diseleksi dan dibuang tangkainya terlebih dahulu. Setelah itu, cabai dicuci hingga bersih dan baru bisa digiling hingga hancur. Biasanya, ada beberapa penjual yang menambahkan garam agar olahan cabai terasa lebih enak. Namun, pengolahan cabai giling tidak akan membuat daya tahannya menjadi sangat lama seperti produk olahan cabai lainnya. Berikut ini beberapa bahan serta cara pembuatan cabai giling yang bisa Anda ikuti.

Bahan-bahan:

  • Buah cabai yang matang merata ditandai dengan warna merah merata
  • Kalsium metabosulfit atau natrium bisulfit (penggunaan bahan ini menyebabkan cabai giling menjadi berwarna cokelat)
  • Garam sekitar 20—30 persen dari jumlah cabai
  • Asam atau natrium benzoate sebagai pengawet agar cabai giling bisa bertahan lebih lama

Peralatan:

  • Penggiling
  • Panci
  • Injektor pasta
  • Kantong plastik
  • Penutup botol
  • Botol kaca
  • Wadah pemasak cabai giling
  • Kompor
  • Tungku
  • Timbangan
  • Segel plastik

Cara membuat:

  • Buang bagian tangkai, rusak, dan busuk. Cuci buah cabai hingga bersih dan tiriskan.
  • Blanching cabai seperti mem-blanching cabai yang akan dikeringkan.
  • Giling cabai hingga halus di mesin penggiling. Pada saat penggilingan, tambahkan setiap satu kilogram cabai dengan asam atau natrium benzoate sebanyak 1 gram, garam 100 gram, dan asam sitrat 5 g
  • Setelah selesai digiling, panaskan cabai di atas wajan sambil terus diaduk hingga suhunya mencapai 100°C selama 15 menit. Pemasakan cabai harus menggunakan api kecil agar tidak menyebabkan cabai gosong. Setelah panas, dinginkan cabai hingga suhunya mencapai 60°C.
  • Kemas cabai ke dalam botol atau plastik yang sudah disterilkan terlebih dahulu. Jika menggunakan botol, botol direndam dengan air kaporit 5—10 ppm dan rebus hingga mendidih. Jika kemasan yang digunakan adalah plastik, Anda bisa langsung memasukkan cabai dengan injektor pasta.
Baca Juga:  Kiat Sukses Meningkatkan Hasil Rendemen Minyak Atsiri

loading...