Cara Membuat Larutan Bakteri EM-4

Pertanianku — Mungkin saat ini Anda sudah tidak asing dengan larutan EM-4, salah satu dekomposer andalan untuk mempercepat proses pengomposan. Larutan EM-4 cukup mudah ditemui di toko-toko pertanian atau e-commerce. Tahukah Anda, selain membeli di toko, Anda juga bisa memperbanyak larutan bakteri EM-4 sendiri di rumah dengan bermodalkan EM-4 yang dibeli di toko. Dengan membiakkan sendiri, Anda akan menghemat biaya.

larutan EM-4
foto: Pertanianku

Proses pembiakan larutan bakteri juga tidak susah. Cara pembuatannya bisa dilakukan oleh orang awam. Proses pembiakan larutan bakteri membutuhkan molase (tetes tebu) sebagai sumber energi atau makanan bagi bakteri. Bila Anda kesulitan mendapatkan molase, sumber energi bisa diganti dengan gula putih atau gula merah. Akan tetapi, molase memiliki kelebihan kandungan asam amino, sedangkan gula putih dan gula merah tidak. Berikut ini cara membiakkan larutan bakteri EM-4.

Bahan-bahan:

  • Cairan EM-4 1 liter
  • Bekatul 3 kg
  • Molase ¼ liter atau 100 gram gula merah yang dilarutkan dengan air secukupnya
  • Terasi ¼ kg
  • Air bersih tidak mengandung kaporit atau bahan kimia lainnnya 5 liter

Cara membuat:

  • Panaskan 5 liter air hingga mendidih.
  • Masukkan terasi, bekatul, dan molase. Aduk dengan pengaduk berbahan kayu hingga rata.
  • Setelah itu, dinginkan adonan hingga suhunya normal sekitar 35–36°C. Adonan yang masih panas dapat membunuh bakteri EM-4.
  • Setelah dingin, masukkan cairan EM-4 dan aduk hingga rata. Tutup rapat selama dua hari.
  • Setelah 3–4 hari, bakteri sudah bisa diambil dan disaring. Masukkan ke botol.
  • Simpan botol yang sudah berisi EM-4 di ruangan yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Penutup botol jangan ditutup terlalu rapat agar bakteri yang ada di dalamnya mendapatkan oksigen. Anda juga boleh membiarkannya terbuka.
  • Larutan EM-4 sudah siap digunakan untuk membuat pupuk organik.
Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat Agen Hayati

Umumnya, EM-4 digunakan untuk membantu proses fermentasi limbah industri tahu (ampas tahu). Sebaiknya, jangan gunakan EM-4 untuk mendekomposisi bahan organik yang relatif keras karena akan membutuhkan waktu lama.