Cara Membuat Media Ternak Cacing Tanah

Pertanianku — Sekilas cacing tanah memang tampak menjijikkan. Namun, di balik tampilannya, cacing ini menyimpan beragam manfaat yang berguna. Cacing tanah sering digunakan untuk pengobatan tradisional, industri kosmetik, pupuk organik, dan olahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Sebelum memulai beternak, Anda harus menyediakan media ternak cacing tanah sebagai tempat tinggal cacing.

media ternak cacing tanah
foto: pixabay

Media ternak cacing tanah terbuat dari bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan atau fermentasi karena media tersebut juga akan menjadi makanan cacing tanah. Bahan organik yang digunakan adalah kompos, kotoran ternak, sekam, batang pisang, ampas tebu, dan serbuk gergaji.

Ada beberapa syarat agar media tersebut layak menjadi tempat tinggal sekaligus sumber pakan bagi cacing ternak. Media yang akan digunakan harus terdiri atas bahan organik berserat yang sudah lapuk 50—65 persen sehingga tidak akan mengeluarkan gas. Media yang digunakan juga harus mampu menahan stabilitas kelembapan sekitar sebesar 30—35 persen.

Loading...

Cacing tanah dapat hidup pada tanah yang gembur. Oleh karena itu, media yang digunakan harus merupakan media gembur tidak mudah padat. Karena media tempat cacing hidup merupakan sumber pakannya juga, maka bahan media yang digunakan harus mudah terdekomposisi atau terurai. Selain itu, kandungan protein dalam media ternak cacing tanah tidak boleh terlalu tinggi, harus di bawah 5 persen.

Setelah semua syarat sudah Anda ketahui, Anda bisa langsung membuat media ternak cacing tanah seperti berikut.

  1. Siapkan bahan organik yang sudah dipilih, lakukan pemotongan dan perajangan bahan organik sehingga berukuran kecil-kecil.
  2. Aduk bahan sembari disiram dengan air secukupnya sehingga seluruh bahan tampak basah dan tercampur merata.
  3. Masukkan bahan yang sudah rata dan basah ke wadah. Lalu, tutup wadah, tetapi jangan terlalu rapat.
  4. Tunggu hingga 4—7 hari sampai proses fermentasi. Berikan pemberat pada penutup wadah untuk menghindari gangguan hewan seperti tikus, kucing, dan anjing.
  5. Setelah proses fermentasi selesai, aduk bahan agar lebih merata dan tutup kembali. Pengadukan dilakukan setiap minggu selama 1—5 minggu, bergantung pada jenis bahan organik yang Anda gunakan.
  6. Jika masih terdapat bahan yang belum lapuk, lakukan kembali proses fermentasi.
  7. Jika seluruh bahan sudah terfermentasi dengan baik, campurkan bahan dengan kotoran ternak yang sudah matang sebagai pakan cacing setebal 15—25 cm pada wadah.
Baca Juga:  Langkah Mudah Mengobati Itik yang Cacingan
Loading...
Loading...