Cara Membuat Pakan Fermentasi dengan Roter

Pertanianku — Ada banyak cara untuk meningkatkan bobot sapi potong selain menggunakan pakan mahal yang diberikan secara intensif. Anda juga bisa menaikkan bobot menggunakan berbagai macam limbah, salah satunya adalah pakan fermentasi dengan roter.

pakan fermentasi dengan router
foto: pertanianku

Pakan tersebut sudah digunakan oleh Pelda Rusiadi yang sudah memperoleh keuntungan lebih dari menggunakan pakan tersebut. Penghematan biaya pakan tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan pakan fermentasi dengan roter. Roter merupakan ramuan organik untuk fermentasi yang ditemukan oleh Dr. Nurzaman, praktisi organik yang berasal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pakan tersebut dibuat dengan cara mencacah jerami dengan mesin hingga berukuran 5 cm. Selanjutnya, hamparkan cacahan jerami sebanyak 1 ton hingga setebal 10—15 cm. Taburkan 3 kg dedak di permukaan hamparan jerami hingga merata. Selanjutnya, siramkan 500 ml larutan temuan organik ternak (roter) dan 500 gram gula pasir yang sudah dilarutkan dalam 20 liter air.

Loading...

Setelah semua langkah sudah dilakukan, pakan dibiarkan untuk difermentasikan minimal selama satu hari. Setelah itu, pakan bisa diberikan pada pakan sebanyak empat kali sehari sebanyak 2 kg/ekor/sekali makan.

Anda bisa membuat ramuan roter itu sendiri karena menggunakan bahan-bahan alami yang bisa Anda dapatkan. Berikut ini cara membuat ramuan roter.

Bahan-bahan:

  • Rumput laut 1 kg
  • Pisang 5 buah
  • Nanas 1 buah
  • Kangkung air (ambil batang dan akarnya) sebanyak 1 ikat
  • Yoghurt 0,5 liter
  • Minuman probiotik 5 botol
  • Usus ikan nila 100 gram
  • Gula merah 1 kg
  • Ragi tapai 4 butir
  • Air kelapa 5 liter
  • Kepiting batu 4—5 ekor
  • Ragi roti 3 sdm
  • Air sumur 5 liter

Cara membuat:

  • Blender rumput laut, pisang, kangkung air, dan nanas.
  • Haluskan usus ikan nila dan kepiting batu.
  • Larutkan gula merah dalam 5 liter air mendidih, diamkan hingga dingin.
  • Campurkan semua bahan, aduk selama 3—5 menit.
  • Simpan dalam wadah tertutup seperti jerigen selama 14 hari, berikan aerator agar larutan di dalam jerigen aman.
  • Kocok larutan setiap 2—3 hari selama 5 menit.
Baca Juga:  Aneka Jenis Tempat Pakan Ayam

Larutan roter yang sudah jadi bisa digunakan untuk campuran fermentasi pakan. Sebanyak 10 ml larutan roter dilarutkan dengan 3—4 sendok gula merah dalam 20 liter air.

 

 

Loading...
Loading...