Cara Membuat Pakan Silase Lengkap ala Penyuluh BPTP Lampung

Pertanianku — Pakan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap hari. Umumnya, pakan ternak ruminansia adalah hijauan yang berasal dari rumput-rumputan, legume, dan limbah pertanian. Namun, sayangnya, persediaan pakan hijauan kerap mengalami kendala pada musim kemarau. Permasalahan itu dapat diatasi dengan mengawetkan pakan menjadi silase. Pakan silase dapat membantu peternak menjaga ketersediaan pakan di sepanjang tahun.

pakan silase
foto: Pertanianku

Pakan silase dibuat tidak hanya untuk menjaga persediaan pakan, tetapi pengolahan tersebut juga dapat meningkatkan kualitas hijauan pakan ternak melalui peningkatan kualitas gizi dan daya cerna. Silase juga dapat dibuat dari limbah pertanian sehingga pembuatan pakan ternak ini dapat mengatasi permasalahan limbah pertanian yang jarang tersentuh.

Melansir dari laman cybex.pertanian.go.id, penyuluh BPTP Lampung membagikan cara membuat pakan silase. Alat yang perlu Anda persiapkan adalah kantong plastik besar/drum, terpal, mesin pencacah, dan tali plastik.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah pakan hijauan, bahan konsentrat, dan bahan pakan aditif. Pakan hijauan berupa rumput, leguminosa, ataupun limbah pertanian. Bahan konsentrat seperti dedak padi/bekatul, onggok, ampas sagu, ampas tahu, dan lain-lain. Bahan pakan aditif seperti campuran urea, mineral, tetes, dan lain-lain. Rasio antara bahan pakan hijauan, bahan konsentrat, dan bahan aditif adalah 7:2:1 atau 6:3:1.

Bahan-bahan dan cara pembuatan pakan silase, bisa disimak pada uraian berikut.

Bahan-bahan:

  • Pakan hijauan (odotan/indigofera) 7 bagian
  • Dedak/bekatul/onggok 2 bagian
  • Molasses 1 bagian

Cara membuat:

  • Bentangkan plastik lebar atau terpal.
  • Cacah hijauan menjadi 5—10 cm (semakin kecil semakin bagus) di atas terpal.
  • Sebarkan hijauan yang sudah dicacah di atas terpal, kemudian ratakan.
  • Taburkan dedak/bekatul/onggok secara merata di atas hijauan tersebut.
  • Taburkan molasses di atas dedak/bekatul/onggok secara merata.
  • Aduk sampai rata.
  • Masukkan seluruh campuran tersebut ke drum/kantong plastik besar yang bagian bawahnya sudah ditutup dengan rapat.
  • Padatkan bahan-bahan yang sudah mengisi setengah drum.
  • Masukkan kembali bahan hingga penuh, kemudian padatkan lagi.
  • Tutup drum dan tekan dengan kuat sehingga tidak ada udara yang masuk. Namun, Anda harus hati-hati jangan sampai menyebabkan drum bocor. Udara yang masuk ke drum dapat membuat silase membusuk.
  • Simpan drum di tempat yang teduh.
  • Proses pembuatan silase akan berlangsung selama 21 hari.
Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Kandang Postal untuk Ayam Elba

Anda harus memerhatikan kebersihan peralatan yang digunakan agar tidak ada kotoran yang mengontaminasi bahan. Jika bahan hijauan yang Anda gunakan kering, tambahkan air agar kadar airnya mencapai 40 persen. Pakan silase ini bisa Anda simpan selama 4—8 bulan dalam keadaan tertutup rapat.

Silase yang baik berwarna hijau kekuningan, pH berkisar 3,8—4,2, bertekstur lembut dan tidak mengeluarkan air dan bau ketika dikepal, serta aromanya wangi.