Cara Membuat Pestisida Alami dari Tanaman Sirsak

Pertanianku Tanaman sirsak terkenal multifungsi karena selain dapat dimanfaatkan buahnya sebagai buah konsumsi, tanaman buah ini juga bisa digunakan sebagai obat herbal dan bahan baku pembuatan pestisida nabati.

tanaman sirsak
foto: Pertanianku

Bagian yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati adalah daun, akar, batang, dan biji. Daun tanaman sirsak mengandung senyawa acetogenin antara lain asimisin, bulatacin, dan squamosin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa acetogenin memiliki keistimewaan sebagai antifeedent.

Kandungan bahan aktif yang berada di dalam daun sirsak dapat membuat hama serangga kehilangan nafsu makan sehingga perkembangannya menjadi terhambat. Sementara itu, pada konsentrasi rendah, pestisida alami ini bersifat racun yang dapat membunuh hama.

Ekstrak daun sirsak dapat digunakan untuk mengatasi serangan hama belalang dan beberapa jenis hama lainnya. Bahkan, Anda dapat menggunakan daun sirsak untuk mengusir tikus.

Ekstrak daun sirsak tidak begitu sulit dibuat, alat-alat yang digunakan terbilang sederhana. Ekstrak dibuat dengan cara menghaluskan seluruh bahan yang sudah disiapkan. Anda bisa menggunakan bagian akar, batang, dan daun.

Bahan dapat dihaluskan dengan menggunakan blender atau alat penumbuk. Selanjutnya, ekstrak disaring untuk memisahkan antara ampas dan cairan ekstrak. Setelah itu, cairan diencerkan dengan air dengan komposisi larutan ekstrak 50 gram per liter air.

Anda juga dapat membuat pestisida dari biji sirsak yang diolah menjadi tepung. Biji tersebut harus dikeringkan terlebih dahulu sebelum dihaluskan hingga berbentuk tepung. Tepung biji sirsak tersebut harus dilarutkan terlebih dahulu di dalam air dengan konsentrasi tidak lebih dari 50 gram bahan per liter air.

Kinerja pestisida alami memang tidak secepat pestisida yang menggunakan bahan kimia. Oleh karena itu, pestisida alami perlu diberikan secara rutin hingga hama sudah tidak menyerang tanaman. Meskipun lebih lambat, pestisida ini tidak akan menyebabkan tanaman dan tanah keracunan dan meninggalkan residu bahan kimia yang berbahaya bagi tanaman, lingkungan, dan orang yang memakan hasil panen.

Baca Juga:  Langkah Mudah Budidaya Sawi di Pekarangan

Penggunaan pestisida sirsak juga dapat membuat biaya produksi budidaya tanaman menjadi lebih efisien bagi pembudidaya yang memiliki tanaman sirsak.