Cara Membuat Pupuk Higienis untuk Kolam Ikan Lele

Pertanianku — Pemupukan pada kolam ikan lele berguna untuk menciptakan dan menjaga kualitas air kolam, menumbuhkan pakan alami, mengobati induk dan benih yang sakit, serta menghilangkan bau air. Sepintas, fungsi pupuk kolam ikan lele memang hampir sama dengan probiotik.

pupuk kolam ikan lele
foto: Pertanianku

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pupuk higienis adalah dedak halus dan ragi roti dengan perbandingan tertentu. Cara pembuatannya sangat mudah, Anda hanya tinggal mencampur seluruh bahan hingga menjadi adonan. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cara pembuatan pupuk kolam ikan lele, simak ulasan di bawah ini.

Bahan-bahan:

  • ¼ kg dedak halus atau dedak kasar ½ kg
  • 5 gram ragi roti
  • ½ liter air

Cara membuat:

  • Siapkan dedak halus atau dedak kasar.
  • Campurkan ragi sebanyak ½ sendok teh ke dalam dedak.
  • Campurkan ½ liter air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata.
  • Adonan pupuk yang bagus tidak terlalu encer dan tidak terlalu padat juga.
  • Biarkan campuran tersebut selama 10—12 jam hingga proses fermentasi terjadi. Proses tersebut ditandai dengan adanya aroma berbau tape.
  • Tambahkan air sebanyak 1 liter ke dalam campuran adonan.
  • Jika Anda menggunakan dedak kasar, saring larutan. Namun, jika menggunakan dedak halus, larutan tidak perlu disaring.
  • Masukkan larutan ke botol agar mudah diaplikasikan. Dosis pupuk tersebut dapat digunakan untuk kolam seluas 10 m2.

Dedak merupakan hasil penggilangan padi. Ada dua jenis dedak yang dihasilkan, yaitu dedak halus dan dedak kasar. Biasanya, dedak sering dimanfaatkan untuk pakan ternak karena di dalamnya terkandung protein sekitar 11—14 persen. Dedak juga sering digunakan pada pakan ikan karena dapat membuat pertahanan tubuh ikan menjadi lebih kuat hingga akhir masa pemeliharaan.

Baca Juga:  Kiat Menjaga Kebersihan Kolam Ikan Koi

Selain jadi pakan ikan, dedak juga berguna sebagai pupuk untuk menyuburkan kolam. Tidak hanya menyuburkan, dedak juga bermanfaat untuk menciptakan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan ikan lele.

Sementara itu, ragi merupakan bahan yang mengandung mikroorganisme. Mikroorganisme tersebut nantinya akan melakukan fermentasi bahan pupuk. Selain itu, ragi juga dapat digunakan untuk campuran herbal yang dapat mengatasi penyakit lele, baik untuk mencegah maupun memberantas penyakit tersebut.