Cara Membuat Pupuk Kandang yang Mudah Ditiru

Pertanianku — Kotoran sapi yang dihasilkan dari ternak Anda jangan dibuang apalagi hanya disimpan, sebaiknya olah menjadi pupuk kandang agar bernilai karena bermanfaat untuk tanaman. Anda bisa membuat pupuk kandang sendiri, tanpa memerlukan peralatan besar seperti pada pabrik pupuk organik. Berikut ini beberapa cara membuat pupuk kandang yang mudah untuk ditiru.

membuat pupuk kandang
foto: pixabay

Membuat pupuk kandang dengan teknik terbuka

Teknik pembuatan pupuk kandang bisa dilakukan secara terbuka. Berikut ini langkah membuat pupuk kandang dengan teknik terbuka.

Loading...
  1. Tentukan lokasi pembuatan pupuk kandang dan bersihkan lokasi tersebut agar tidak ada benda asing yang masuk ke pupuk kandang.
  2. Bentuk tempat kotoran sapi menjadi segi empat atau persegi panjang dengan ukuran 2,5 × 2,0 m atau disesuaikan dengan kebutuhan.
  3. Buatlah galangan dari tanah di sekeliling pembuatan pupuk kandang. Fungsi galangan tanah tersebut adalah untuk mencegah masuknya air atau rembesan air ke dalam tumpukan kotoran sapi.
  4. Buatlah naungan sederhana berupa atap yang terbuat dari bahan yang murah, seperti daun rumbia atau dedaunan kering lainnya untuk mencegah masuknya air hujan ke tumpukan kotoran pada saat hujan.
  5. Timbun kotoran sapi dan sisa pakan ke dalam tempat kompos yang sudah disediakan.
  6. Biarkan kotoran sapi dan sisa pakan selama tiga bulan untuk difermentasikan hingga benar-benar Setelah matang, pupuk kandang baru bisa digunakan. Jangan gunakan pupuk yang belum matang karena akan berbahaya untuk tanaman. Pupuk yang sudah matang ditandai dengan perubahan warna serta sudah tidak mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

Membuat pupuk kandang dengan teknik tertutup

Pada dasarnya pembuatan pupuk kandang dengan teknik tertutup hampir sama dengan teknik terbuka. Berikut ini cara membuat pupuk kandang dengan teknik tertutup.

  1. Tentukan lokasi pembuatan pupuk dan bersihkan lokasi tersebut.
  2. Buatlah galian lubang pada lokasi tersebut dengan ukuran yang disesuaikan kebutuhan Anda. Namun, kedalamannya jangan lebih dari 1 m, lubang yang terlalu dalam dan sempit akan menyulitkan Anda saat mengambil pupuk dari lubang yang sudah dibuat.
  3. Buat dinding lubang penampung kotoran dari bahan yang bisa mencegah rembesan air seperti plasti
  4. Biarkan lantai pada lubang pembuatan pupuk tetap tanah, jangan balut untuk menutupi tanah pada lantai. Tanah tersebut berfungsi untuk merembeskan air pada kotoran sapi ke dalam tanah.
  5. Timbun kotoran sapi dan sisa pakan ke dalam lubang. Jika sudah penuh, tutup lubang dengan tanah bekas galian setebal 30 cm.
  6. Buatlah naungan sederhana.
  7. Biarkan selama tiga bulan hingga pupuk benar-benar matang.
Baca Juga:  Cara Membuat Target dalam Usaha Peternakan

 

Loading...
Loading...