Cara Membuat Starterkit Hidroponik Dutch Bucket dengan Ember Plastik Bekas

Pertanianku — Bagi Anda yang kesulitan untuk menanam hidroponik karena keterbatasan lahan, Anda bisa menggunakan berbagai macam bentuk starterkit hidroponik dutch bucket yang bisa dibuat dari berbagai macam bahan.Tak hanya starterkit hidroponik dutch bucket, Anda bisa membuat beberapa macam starterkit hidroponik lainnya.

hidroponik dutch bucket
foto: pixabay

Dalam buku 12 Hidroponik Starter membahas berbagai macam starterkit hidroponik yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan Anda.

Berikut ini beberapa bahan yang harus dipersiapkan untuk membuat starterkit hidroponik dutch bucket beserta cara pembuatannya.

Loading...

Alat dan bahan:

  1. Instalasi atau baja ringan sebagai penopang
  2. Hole saw 19 mm
  3. Hole saw 89 mm
  4. Bor listrik
  5. Ember bekas es krim
  6. Sambungan pipa L ½ inci
  7. Drat dalam ½ inci
  8. Drat luar ½ inci
  9. Pipa penyambung ½ inci 30 cm
  10. Sambungan pipa T ½ inci
  11. Selang HDPE 5 mm 50 cm
  12. Stick drip 5 mm
  13. Tutup dop ½ inci
  14. Pompa air
  15. Bak nutrisi
  16. Pipa ½ inci 1 m
  17. Drat dalam

Cara membuat:

  1. Siapkan hole saw 19 mm dan bor listrik yang akan digunakan untuk melubangi sisi ember.
  2. Buat lubang pada bagian sisi ember tepat di tengah-tengah, Anda bisa mengukurnya terlebih dahulu, tetapi juga bisa dengan perkiraan. Yang terpenting, jangan terlalu tinggi agar volume air yang tersirkulasi bisa seimbang.
  3. Pasang drat tersebut, drat bagian dalam dipasang di dalam ember, dan drat luat dipasang di luar ember.
  4. Siapkan hole saw 89 mm untuk melubangi tutup ember.
  5. Lubangi tutup lubang tepat di bagian tengah.
  6. Letakkan seluruh rangkaian tersebut pada seluruh ember yang digunakan.
  7. Pasang pipa menyambung, yaitu pipa ½ inci 30 cm. Ukuran tersebut disesuaikan dengan tinggi instalasi yang dibuat.
  8. Sambungkan pipa L ½ inci dan pipa ½ inci 1,5 m. Panjang pipa yang dibutuhkan sesuai dengan panjang instalasi penopang yang dibuat. Letakkan ember di setiap ujung instalasi. Pasangkan pipa L di pipa penyambung, lalu sambungkan dengan pipa ½ inci 1m.
  9. Pasang sambungan T ½ inci di ujung satu ember lainnya yang juga disambungkan ke pipa 1 m yang sebelumnya sudah menyambung dengan sambungan pipa L pada ember sebelumnya.
  10. Pasang ujung penyambung dengan sambungan pipa L ½ inci, lalu sambungkan lagi dengan pipa ½ inci 50 cm. Instalasi akan berbentuk empat ember yang tersusun di setiap pojok instalasi dan saling dihubungkan dengan pipa untuk mengalirkan air nutrisi.
  11. Siapkan pipa ½ inci 1,3 m, lalu tutup salah satu ujung pipa dengan dop dan air dari pompa masing-masing ember.
  12. Buatlah lubang pada pipa tersebut dengan bor yang sudah dipasang paku bor. Setelah terbuat lubang, pasang nepel 5 mm di masing-masing pipa.
  13. Setelah nepel terpasang, pasangkan selang HDPE 5 mm, panjang selang bisa disesuaikan dengan jarak dari pipa ke ember. Sisi selang satunya dipasangkan stick drip untuk menyalurkan nutrisi ke dalam ember.
  14. Letakkan pipa tersebut di tengah atas instalasi. Atur stick drip masuk ke ember.
  15. Sambungkan pipa yang sudah ada di tengah atas dnegan pipa L ½ inci yang akan disambungkan dengan pompa air.
  16. Taruh bak nutrisi di bagian bawah pipa yang mengalirkan air ke bak nutrisi, dan starterkit sudah bisa digunakan.
Baca Juga:  Kementan Lakukan Strategi Optimalisasi Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Untuk lebih jelas, Anda bisa langsung melihat panduan pembuatan yang disertakan gambar dalam buku 12 Hidroponik Starter.

 

Loading...
Loading...