Cara Memilih Induk Jangkrik yang Sudah Siap Kawin

Pertanianku — Salah satu persiapan untuk mengawinkan jangkrik ternakan adalah memilih induk jangkrik yang sudah siap kawin. Induk yang dipilih harus berkualitas agar mampu menghasilkan telur yang berkualitas juga. Induk yang baik bisa dilihat dari kondisi dan penampilannya. Anggota tubuh lengkap, mulai dari kaki hingga sungutnya.

memilih induk jangkrik
foto: pertanianku

Kriteria jantan

Memilih induk jangkrik jantan yang sudah siap kawin berumur 70—80 hari, berukuran besar dan nafsu makannya tinggi, tingkah lakunya gesit, lincah, dan agresif, tubuhnya yang keras dan tidak lemas jika dipegang, serta permukaan sayap kasar bergelombang dan berbunyi serta ovipositor tidak ada.

Loading...

Kriteria betina

Induk betina yang sudah siap kawin berumur 70—80 hari, berukuran besar dan nafsu makan tinggi, tingkah lakunya gesit, lincah, dan agresif, tubuhnya keras dan tidak lemas jika dipegang, permukaan sayap halus dan tidak berbunyi, serta berovipositor.

Apa itu ovipositor?

Ovipositor adalah alat untuk bertelur yang dimiliki oleh induk betina yang sudah siap menikah. Tanpa ovipositor akan mustahil perkawinan bisa terjadi. Namun, jangkrik yang dijual di pasaran biasanya mengalami kondisi ovipositor yang tidak sempurna, bahkan ada ovipositor yang sudah pecah. Oleh karena itu, lebih baik jika indukan yang akan dikawinkan berasal dari peternakan sendiri, asalkan indukan tersebut belum mencapai keturuan ke-4.

Media bertelur

Jangkrik juga sama seperti hewan lain yang membutuhkan media untuk bertelur yang nyaman untuk berkembang biak, baik pada saat kawin maupun bertelur. Media yang digunakan terdapat dua jenis, yaitu pasir halus atau kain. Media tersebut diletakkan pada dasar wadah pemeliharaan induk.

Pasir yang digunakan sebaiknya sudah terbebas dari kotoran dan bebatuan. Caranya adalah dengan melakukan pengayakan sampai benar-benar halus. Sementara, kain yang digunakan adalah kain yang berbahan katun (bahan kaos) atau kain strimin.

Baca Juga:  Kunci Sukses Usaha Ayam Petelur

Tips agar induk bisa bertelur dengan optimal

Tebar indukan dalam wadah menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Misalkan, pada wadah berukuran 25 cm × 50 cm × 30 cm bisa menampung sebayak 300 ekor. Di alam, induk jantan bisa membuahi hingga 3—5 induk betina. Namun, jika induk hasil ternakan, sebaiknya pejantan hanya membuahi satu betina. Lantaran indukan dari alam memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan hasil ternak.

Loading...
Loading...