Cara Memilih Pupuk Yang Benar


Pertanianku – Pemilihan pupuk yang tepat memegang peranan penting dalam budi daya tanaman organik. Pupuk yang digunakan sebaiknya berupa pupuk organik seperti kompos, pupuk kandang, atau pupuk bokashi yang menggunakan teknologi mikroorganisme. Kini, Penggunaan pupuk organik sudah menjadi tren di masyarakat yang peduli akan kesehatan. Hal ini karena penggunaan pupuk organik tidak meninggalkan bahan residu di dalam sayuran sehingga aman bagi orang yang mengonsumsinya. Artinya, ketika sayuran dikonsumsi, tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh.

Mengenal pupuk lebih jauh

Jumlah pemberian pupuk pada tanaman perlu diperhatikan. Sebaiknya, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan tanaman tersebut. Pemberian pupuk yang terlalu sedikit membuat pertumbuhan tanaman terganggu. Sementara itu, pemberian yang terlalu banyak bisa menyebabkan media tanam menjadi asam dan dikhawatirkan akan mengontaminasi mikroba yang tidak diinginkan. Di samping itu, pemberian pupuk kandang yang berlebih juga bisa mengakibatkan pembengkakan biaya produksi. Pupuk dapat diberikan melalui tanah atau disemprotkan ke daun.

Seiring dengan berkembangnya pertanian organik, saat ini sudah banyak beredar berbagai merek pupuk organik di pasaran yang diproduksi pabrik. Oleh karena itu, konsumen perlu berhati-hati dalam memilihnya.

  1. Kompos

Kompos adalah bahan organik yang telah mengalami proses pembusukan dan pelapukan karena adanya bakteri pembusuk. Pemberian pupuk kompos sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah sehingga produksi tanaman menjadi lebih tinggi.

Bahan organik ini bisa berasal dari kotoran hewan atau bagian tumbuhan seperti daun, rumput, jerami, dan ranting. Kompos alami dibuat dengan tanpa menambahkan mikroba, tetapi dibiarkan terurai sendiri. Sementara kompos fermentasi dilakukan dengan menambahkan mikroba tertentu untuk membantu proses pembusukan.

  1. Pupuk kandang

Pupuk kandang adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan ternak setelah melalui proses fermentasi, baik dari jenis mamalia maupun unggas. Saat ini sudah banyak tersedia pupuk kandang yang berkualitas baik di toko-toko saprotan. Kandungan hara setiap pupuk kandang berbeda, tergantung dari jenis hewannya

Baca Juga:  Canggih, Deteksi Hama Kini Bisa Lewat Smartphone!

 

Sumber: 15 Sayuran Organik dalam Pot

loading...
loading...