Cara Memilih Telur Ayam yang Baik untuk Dikonsumsi

Pertanianku — Siapa tidak suka telur ayam? Rasanya yang lezat dan harganya yang terjangkau menjadikan telur sebagai primadona konsumsi hewani di berbagai penjuru dunia. Namun, ternyata tidak semua telur memiliki kualitas yang sama. Anda harus tahu cara memilih telur yang baik agar mendapat telur berkualitas.

cara memilih telur yang baik
Foto: pexels

Telur yang baik memiliki cangkang tidak retak dan tidak bergurat. Walaupun kecil, telur yang sudah retak berpotensi terkontaminasi kuman dan bakteri yang merugikan kesehatan.

Pilihlah cangkang telur yang bersih dan tidak terdapat kotoran pada bagain luarnya. Walaupun tertutup, cangkang telur sesungguhnya memiliki pori-pori yang sangat kecil. Memilih cangkang yang bersih berarti menghindarkan bahaya dari kontaminasi akibat kotoran cangkang.

Perhatikan warna cangkang. Telur yang baik memiliki warna cerah atau terang namun tidak pucat. Pilih telur yang tidak memiliki bintik-bintik karena telur ayam umumnya memiliki warna seragam. Bintik yang terdapat pada telur juga bisa jadi merupakan pertanda jamur yang mulai tumbuh dan telur yang sudah tidak segar.

Ukuran dan bentuk normal untuk telur ayam adalah yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Ukuran ini akan memengaruhi isi telur. Bentuk telur yang terlalu lonjong umumnya memiliki bagian kuning ayam yang lebih sedikit ketimbang telur berbentuk oval biasa.

Telur yang masih segar umumnya memiliki tekstur kasar. Semakin lama disimpan, telur akan semakin halus dan mengkilap.

Pastikan telur yang Anda pilih tidak mengalami penyimpangan aroma dan bau. Dekatkan telur untuk mencium aroma amis atau busuk. Jika aroma tidak sedap tersebut tercium, jangan pilih telur tersebut.

Guncang perlahan telur yang anda pilih. Telur segar tidak akan mengeluarkan suara karena bagian udara di dalam telur tidak begitu besar. Semakin lama disimpan, rongga udara dalam telur semakin besar dan menyebabkan suara yang lebih keras ketika diguncangkan.

Baca Juga:  Harga Daging Sapi Meroket di Momen Ramadan

Rasakan pergerakan kuning telur. Kuning telur yang sudah lama tidak akan terpusat dan dapat bergerak lebih bebas.

Cara-cara memilih telur konsumsi tersebut dapat Anda terapkan apabila hendak membeli telur. Namun, jika Anda sudah memiliki persediaan telur dan hendak mengujinya apakah telur tersebut masih layak konsumsi atau tidak, Anda dapat melakukan cara berikut.

Masukkan telur ke wadah berisi air. Jika telur terendam dalam posisi miring, telur tersebut masih segar dengan kisaran 3—5 hari setelah ditetaskan. Sementara, jika telur terendam dalam posisi berdiri, telur tersebut masih dalam kondisi baik dan telah melewati lebih dari 10 hari setelah penetasan.

Namun apabila telur mengambang, telur tersebut sudah busuk dan tidak layak konsumsi karena udara yang masuk ke telur sudah terlalu banyak dan telur sudah terkontaminasi sehingga mengalami pembusukan.

Loading...