Cara Memperbanyak Tanaman Semangka

Pertanianku — Siapa yang tidak kenal semangka, buah berukuran besar berkulit buah hijau dengan daging buahnya kuning atau merah. Buah ini sangat terkenal karena manis dan mengandung banyak air, sangat cocok dikonsumsi di siang hari. Tak heran, permintaan semangka tidak pernah padam. Sebelum menanam semangka, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara memperbanyak tanaman semangka.

memperbanyak tanaman semangka
foto: Pertanianku

Tanaman semangka umumnya diperbanyak dengan biji yang sudah diseleksi dan diproduksi secara khusus. Ada dua jenis benih atau biji terpilih semangka, yakni benih semangka bersari bebas (open pollinated) atau benih massa dan benih semangka hibrida (F1).

Benih massa biasanya berasal dari varietas semangka berbiji, sedangkan benih hibrida biasanya dari varietas semangka yang berbiji dan tidak berbiji (seedless). Benih hibrida yang tidak berbiji berasal dari persilangan antara semangka biasa dan semangka ganda. Semangka hibrida yang tidak berbii adalah triploid.

Selain menggunakan biji, tanaman semangka juga bisa diperbanyak dengan sambungan (entres). Untuk penyambungan digunakan batang bawah dari bibit semai labu air (Lagenaria leucantha Dutch Busby) yang baru berdaun 2—3 helai (berumur tiga minggu). Sementara itu, untuk batang atas digunakan bibit semai semangka unggul berdaun dua helai (berumur dua minggu).

Penyambungan dilakukan dengan menyambungkan tunas semangka unggul ke dalam celah batang bawah. Penyambungan sebaiknya dilakukan di tempat yang teduh.

Bibit sambungan semangka biasanya dikembangkan di daerah yang tanahnya telah mengandung penyakit layu cendawan fusarium. Tujuannya, untuk menghindari akar semangka menjadi busuk. Hal ini karena tanaman labu air tahan sekali (resisten) terhadap penyakit layu.

Selain labu air, Anda juga bisa memanfaatkan semai waluh sebagai batang bawah yang tahan terhadap penyakit layu fusarium. Penyambungan pada tanaman batang bawah yang telah dewasa sukar dilakukan karena batangnya berlubang. Oleh karena itu, harus disisipkan pada pangkal batang.

Baca Juga:  Manfaat Tanaman Penutup Tanah Bagi Tanaman Durian

Penyambungan dilakukan dengan cara memotong ujung bibit labu air (waluh) yang sudah memiliki dua helai daun. Dasar entres (ujung batang semangka) dibuat baji, lalu disisipkan ke dalam celah batang bawah. Selanjutnya, batas penyambungan dibalut dengan tali rafia halus.