Cara Mempercepat Pematangan Buah Tanpa Bahan Kimia

Pertanianku — Apakah Anda merasa tidak sabar menunggu buah-buahan yang Anda budidayakan segera matang? Jangan cemas, proses pematangan buah ternyata bisa dipercepat dengan cara yang aman tanpa menggunakan bahan kimia. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan daun lamtoro (biasa disebut petai cina) dan daun petai.

pematangan buah
Foto: Shutterstock

Penggunaan daun lamtoro ataupun petai dalam mempercepat pematangan buah sesungguhnya sudah lazim dilakukan oleh masyarakat pedesaan sejak dahulu. Tak semerta-merta mereka menggunakan kedua tanaman tersebut, tentu ada alasannya.

“Daun lamtoro itu kan mengandung zat etilen yang tinggi. Jadi, orang kampung memang biasanya bila ingin mematangkan buah mangga atau pisang yang baru dipanen dengan menggunakan daun tersebut,” kata peneliti Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Kementerian Pertanian, Hasim Ashari.

Etilen adalah zat pematang yang biasa ada pada tanaman. Pada buah itu sendiri juga sudah ada etilen, kehadiran daun lamtoro ataupun petai, hanyalah untuk membantu mempercepat buah tersebut matang seperti disampaikan Hasim seperti dilansir dari Liputan6com.

Cara mempercepat pematangan buah dengan dua daun ini sangatlah mudah. Pertama-tama, Anda hanya harus menyiapkan daun lamtoro atau petai. Lalu, masukkan buah hasil yang dipanen tersebut ke plastik, lalu tutupi dengan daun tersebut.

Berbeda halnya dengan pedagang buah atau industri buah skala besar. Tentu tidak menggunakan daun lamtoro atau petai untuk mempercepat pematangan buah. Akan tetapi, menggunakan zat etilen tambahan.

Buah yang sudah dipanen seperti sawo, pisang, mangga, apel, jeruk dicelupkan ke dalam larutan etilen tambahan yang sudah dicampur air, kemudian ditiriskan. Dalam 2—3 hari ke depan, buah-buah tersebut matang. Bisa dilihat adanya perubahan warna kulit, tekstur, dan aroma buah.

Baca Juga:  Begini Cara Memilih Jambu Biji yang Baik

“Ya hanya merangsang. Ini kan berupa zat yang nanti merangsang etilen yang ada di buah itu untuk bertambah. Sehingga matangnya seragam,” ujar Hasim.

Loading...