Cara Menanam Tanaman Pelindung Vanili

Pertanianku — Vanili merupakan rempah-rempah yang berasal dari Meksiko dan sudah tumbuh subur di Indonesia sejak 1819 yang dibawa oleh Morchal dari kebun botani Antwevpen. Rempah-rempah yang satu ini membutuhkan tanaman pelindung vanili sebagai tempat tumbuhnya vanili.

tanaman pelindung vanili
foto: pixabay

Vanili tumbuh subur di daerah tropis di ketinggian 800—1.200 mdpl dengan curah hujan yang ideal sebesar 1.500—3.000 mm/tahun. Suhu yang dibutuhkan oleh tanaman ini adalah 20—38°C. Rempah ini sebaiknya ditanam pada tanah yang datar, tidak digenangi air, dan juga tidak becek. Di Bali, vanili biasanya ditanam secara tumpang sari dengan kopi atau kelapa.

Salah satu syarat mutlak agar tanaman ini tumbuh adalah adanya tanama pelindung vanili. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai tanaman rempah lainnya secara lebih detail, informasi tersebut bisa didapatkan dalam buku Top 15 Tanaman Perkebunan.

Loading...

Tanaman pelindung vanili harus meiliki pertumbuhan yang cepat dan rimbun, tidak memiliki sifat gugur daun pada musim kemarau, mudah dipangkas, tahan terhadap hama, dan bukan pohon yang merupakan tanaman inang bagi para hama dan penyakit vanili.

Tanaman yang biasanya digunakan sebagai tanaman pelindung adalah Glyicidia maculata, lamtoro, dan dadap. Ketiga pohon tersebut dapat bersimbiosis dengan para bakteri yang berada di dalam tanah sehingga mampu menghasilkan nitrogen yang dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Selain menjadi tempat tumbuh, tanaman pelindung vanili juga berfungsi sebagai pelindung tanah dari bahaya erosi karena memiliki sistem perakaran yang baik. Pohon pelindung harus ditanam sebelum menanam vanili dan pada musim hujan. Akan lebih baik jika tanaman pelindung ditanam pada saat hujan sedang turun.

Berikut ini tahapan penanaman tanaman pelindung vanili yang dapat Anda ikuti.

  1. Lahan diolah terlebih dahulu untuk membersikan tanah dari kotoran dan rumput. Lalu, gemburkan tanah dengan cangkul atau kored.
  2. Buat bedengan dengan lebar 1,2 m dan panjang sesuai dengan keperluan. Sebaiknya, bedengan dibuat dengan arah utara-selatan agar tanaman vanili mendapat sinar matahari cukup. Di antara dua bedengan harus dibuat parit selebar 30 cm untuk irigasi dan drainase tanah.
  3. Jarak tanaman pelindung sama dengan jarak penanaman pohon vanili, yakni 1,5 m × 1,5 m atau 1,5 m × 1,25 m. Lubang tanam berukuran 30 cm × 30 cm × 40 cm. Tanaman galian dicampur dengan pupuk kandang dan dikembalikan setelah 15—30 hari bersamaan dengan penanaman.
  4. Tanaman pelndung ditanam dengan stump. Pucuknya ditutup dengan pelepah pisang atau Anda bisa menggunakan lembaran plastik agar pucuk tidak kering. Stump dapat tumbuh dengan baik setelah 3 bulan.
Baca Juga:  Cara Memelihara Pohon Terung yang Ditanam Secara Organik

 

 

 

 

Loading...
Loading...