Cara Menanam Urang Aring yang Baik dan Benar


Pertanianku Cara menanam urang aring tidak terlalu rumit karena termasuk tanaman tropis dan hanya memerlukan perawatan sederhana. Tanaman ini mampu tumbuh dari tepi pantai sampai ketinggian 1.500 m diatas permukaan laut.

Cara menanam urang aring
Foto: Google Image

Urang aring termasuk tanaman liar dan suka tumbuh di pinggir selokan, tanah lapang, dan di pinggir jalan secara terbuka.

Tanaman ini dapat diperbanyak secara generatif (biji). Penyebaran tanaman bahkan terjadi secara alami oleh serangga dan angin karena tanaman urang aring tumbuh liar.

Untuk penamanan dapat dilakukan dengan cara lahan dibersihkan dari semak-semak belukar (gulma), kemudian lakukan pencangkulan atau pembajakan. Setelah itu, lahan diberi pupuk kandang dan diratakan, lalu lakukan penugalan dengan jarak tanam 40—50 cm.

Penanaman dapat dilakukan secara langsung di lapangan dengan biji sebanyak 2—3 biji per lubang, dengan cara ditugal, biji yang dicampur dengan abu dapur, kemudian ditutup dengan tanah.

Sementara itu, untuk pemeliharaan dilakukan dengan penyiraman 2 kali sehari pagi dan sore hari. Lakukanlah penyiangan untuk membersihkan gulma dan Anda perlu melakukan pembumbunan tanah agar tanaman tumbuh baik.

Pemanenan dapat dilakukan dengan cara herba dipetik, baik berupa daun segar, kering maupun dijadikan bubuk. Setelah itu, Anda bisa menyimpannya untuk dijadikan sebagai herbal.

Baca Juga:  Kementan Optimalisasi Lahan Rawa Sebagai Solusi Penyedia Pangan