Cara Mencegah Serangan Layu Fusarium pada Tanaman Pisang

Pertanianku — Tanaman pisang yang sudah terserang layu fusarium akan mengalami perubahan warna daun menjadi kuning hingga cokelat, batang pecah, bagian dalam bonggol berwarna gelap, serta tunas atau anakan kerdil. Layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum.

layu fusarium
foto: Pixabay

Penyakit layu fusarium adalah momok petani, pasalnya serangan penyakit ini bisa menyebabkan hasil produksi turun dan menyebabkan kerugian yang besar. Apalagi, bila serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) tersebut bersamaan dengan hama lain seperti ulat atau nematoda.

Nematoda dapat menimbulkan luka pada permukaan tanaman dengan cara menggerogoti tanaman sehingga menyebabkan daya tahan tanaman melemah. Dari luka tersebut cendawan masuk dan menginfeksi tanaman.

Serangan layu fusarium dapat dicegah dengan menerapkan budidaya tanaman sehat, seperti rutin sanitasi kebun, memanfaatkan agensi hayati seperti Trichoderma, dan membersihkan alat-alat pertanian.

Pencegahan juga bisa dilakukan dengan menambahkan kapur pertanian. Tujuannya, agar lahan menjadi basa atau pH 7. Hal tersebut dikarenakan cendawan lebih mudah berkembang pada tanah dengan pH kurang dari 7.

Pencegahan lain yang tak kalah penting adalah memilih bibit yang bebas fusarium. Hindari menggunakan bibit dari tanaman induk yang terserang fusarium. Sebaiknya, pilih bibit yang berasal dari kultur jaringan karena lebih steril tidak membawa bibit penyakit.

Pekebun bisa mencegah fusarium dengan rutin memberikan detergen bubuk dan nematisida dengan rasio 3:1. Artinya, 3 kilogram detergen dicampur 1 kilogram nematisida. Pemberian kering dilakukan dengan cara ditabur secara merata di sekitar tanaman. Sementara itu, pemberian basah diberikan dengan cara menambahkan sedikit air agar detergen bisa lebih melekat.

Ukuran campuran detergen dan nematisida tersebut bisa digunakan untuk lahan seluas 500 m2. Nematisida diberikan secara rutin 1–2 kali setiap bulan selama masa budidaya. Pemberian nematisida sukses menekan serangan fusarium kurang dari 5%.

Baca Juga:  Buah yang Berfungsi Jadi Obat Kolesterol

Sementara itu, saat tanaman sudah terserang fusarium, sebaiknya lakukan eradikasi dengan cara menyuntikkan batang menggunakan minyak tanah atau herbisida. Dosis minyak tanah yang dibutuhkan 25–40 ml  untuk tanaman dewasa, 15–25 ml untuk tanaman muda, dan 5–15 ml untuk tanaman yang masih kecil. Adapun herbisida yang digunakan sebanyak 10 ml per tanaman.

Titik injeksi berada di sekitar 50 cm dari permukaan tanah dan disuntikkan dengan kemiringan 45–60°. Penyuntikan dapat dilakukan dua kali apabila tanaman kokoh atau sedang musim hujan. Penyuntikan kedua dilakukan satu pekan setelah penyuntikan pertama.