Cara Mendapatkan Bibit Sengon yang Tepat

Pertanianku — Tanaman sengon lebih sering diperbanyak dengan cara generatif melalui bibit sengon yang dihasilkan dari biji atau benih. Sementara itu, untuk sengon solomon memerlukan teknologi kultur jaringan untuk memperbanyak pohon.

bibit sengon
foto: pertanianku

Tentunya benih yang digunakan untuk memperbanyak pohon harus dalam keadaan baik, sehat, bersih, bebas dari hama dan penyakit, serta berasal dari tanaman induk yang unggul. Anda bisa mendapatkan benih tersebut dari perusahaan yang sudah mendapatkan rekomendasi atau instansi berwenang karena biasanya benihnya sudah terjamin.

Sebelum digunakan, benih harus ditingkatkan terlebih dahulu daya perkecambahannya dengan disemai. Bibit sengon tidak dapat langsung ditanam di lahan. Kulit biji sengon agak keras sehingga memerlukan perlakuan prasemai.

Loading...

Caranya adalah dengan merendam salah satu bagian benih ke dalam air mendidih selama 3—5 menit. Lalu, tiriskan dan rendam benih selama semalam dalam air dingin bersuhu 20—25°C. Setelah itu, barulah benih siap disemai.

Lokasi penyemaian sebaiknya datar, subur, dekat lokasi penanaman, dan dekat sumber air agar memudahkan proses penyiraman. Bedengan semai harus dinaungi dengan atap rumbia kerangka bambu dengan tinggi bagian depan 75 cm dan bagian belakang 50 cm.

Media semai berupa campuran antara tanah dan pasir dengan perbandingan 1:1. Benih sebaiknya disemai pada pagi atau sore hari agar tidak terjadi penguapan yang berlebihan. Penebaran benih dilakukan pada larikan dengan kedalaman sekitar 2 cm dan jarak antarlarikan 5 cm. Dalam menebar benih, usahakan benih tidak dalam posisi saling tumpang tindih agar pertumbuhan kecambah juga tidak bertumpuk.

Benih akan berkecambah di hari kelima setelah masa semai. Pada umur 7—10 hari, bibit sudah siap untuk disapih dipindahkan ke polibag berukuran 10 cm × 20 cm. Media tanam dalam polibag berupa campuran antara tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Ketinggian media tanam dalam polibag cukup ¾ polibag saja. Dalam satu polibag hanya bisa ditanam satu kecambah.

Baca Juga:  Pohon Rawa yang Bisa Mendatangkan Keuntungan

Selanjutnya, bibit tersebut ditempatkan di bedengan tabur untuk dipelihara secara intesif hingga bibit sudah siap ditanam di lahan. Penyiraman bibit dilakukan pada pagi, siang, atau sore hari menggunakan nosel. Bibit yang baru disapih dan pada musim panas harus mendapatkan penyiraman yang lebih banyak.

Bibit harus diperhatikan untuk mengetahui apakah perlu dilakukan penyulaman untuk mengganti bibit yang mati. Pembersihan gulma harus rutin dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar bibit. Bibit yang sudah berumur 3—5 bulan sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam

Loading...
Loading...