Cara Mendeteksi Sapi Bunting

Pertanianku — Sapi akan bunting selama 21 hari (18—23 hari) setelah masa perkawinan atau inseminasi buatan. Pada saat itu Anda sudah harus mengamati birahi pada induk. Jika induk tidak mengalami birahi hingga dua siklus, yaitu 42 hari, kemungkinan induk tersebut sudah bunting. Ada beberapa cara mendeteksi sapi bunting yang dapat Anda lakukan.

sapi bunting
foto: pertanianku

Namun, untuk meyakinkan Anda bahwa induk sapi bunting bisa ditunggu sampai 60 hari sejak dikawin, lalu lakukan pemeriksaan kebuntingan dengan palpasi rektal. Pemeriksaan palpasi rektal dilakukan dengan memasukkan tangan ke inlet pelvis dengan posisi telapak tangan membuka ke bawah. Proses ini dilakukan untuk memeriksa langsung bagian dalam tubuh sapi untuk menentukan kebuntingan.

Selama proses palpasi, tangan digerakkan ke samping, ke atas, dan ke sisi lain. Hal tersebut bertujuan meraba struktur dalam sapi. Jika tidak terasa struktur yang teraba pada bagian uterus berada di lantai pelvis, servik atau uterus teraba di tepi pelvis pada sapi tua. Servik yang keras dan ketat mudah dilokalisir pada lantai pelvis atau di kranialnya.

Loading...

Sapi yang tidak bunting atau pada kebuntingan muda bisa dipalpasi pada bagian korpus, kornu uteri, dan ligamentum interkornualis pada bifurcatio. Pada proses palpasi, ovarium akan teraba dilateral dan agak cranial dan serviknya.

Induk yang mengalami kebuntingan akan memiliki tanda-tanda berikut.

  1. Bagian kornu sebesar bola voli, letaknya sudah sedikit tertarik ke rongga perut, arteri uterna media jelas teraba dan terasa seperti desiran air mengalir, teraba kotiledon sebesar kedelai, dan membran fetus teraba.
  2. Pada bagian fetus sudah masuk ke rongga abdomen dan sukar untuk teraba. Servik akan terasa seperti selang pipih karena uterus tertarik ke dalam rongga perut. Hal tersebut diakibatkan berat fetus dan volume amnion bertambah.
  3. Plasentom teraba sebesar uang seratus rupiah, sedangkan bagian fermitus arteria uterina media sudah teraba seperti mendesir dengan pembuluh darah yang sebesar sedotan.
  4. Pada bagian fetus, posisinya sudah kembali sejajar dengan pelvis, osifikasi fets sudah teraba cukup jelas, dan akan teraba timbulnya bagian fermitus arteria uterina media.
Baca Juga:  Tips Memberikan Pakan Itik pada Fase Layer
Loading...
Loading...