Cara Menentukan Umur Sapih Ternak Sapi

Pertanianku — Menentukan umur sapih pada ternak sapi adalah suatu cara untuk memisahkan induk dengan pedet (anak sapi). Tujuannya, yaitu membatasi atau menghentikan proses menyusu pada induk. Waktu untuk penyapihan sangat menentukan status reproduksi induk sapi berikutnya.

ternak sapi
Foto: Shutterstock

Meski demikian, kita harus memerhatikan kesiapan pedet untuk disapih, seperti kemampuan pedet atau anak sapi hidup tanpa menyusu dan mengonsumsi pakan sumber serat. Diperlukan pengaturan yang optimal selama waktu penyapihan seperti penyediaan pakan yang berkualitas baik sehingga pertumbuhan anak sapi setelah disapih berlangsung dengan baik.

Pakan utama untuk pedet pada usia 2—4 minggu, yaitu susu segar. Konsumsi pakan tambahan dan hijauan masih rendah karena belum berkembangnya volume dan mikroba rumen. Standar yang diperlukan untuk pakan pemula, yaitu protein kasar (PK) >10 persen, TDN (total digestible nutrient) >60 persen, dan serat kasar (SK) <15 persen. Seiring dengan pertambahan usia, konsumsi hijauan, dan ransum pemula semakin meningkat.


Loading...

Penyapihan pedet akan berhasil dengan baik jika pedet tersebut sudah bisa makan ransum pemula minimal 0,5—0,6  kg/hari. Selama periode tersebut, pedet akan mengalami perubahan fungsi rumen dari keadaan preruminan menjadi ruminansia sejati yang mempunyai ciri meningkatnya volume dan pertumbuhan papilla rumen.

Waktu umur sapih pada ternak sapi

Waktu penyapihan pada peternakan rakyat sangat beragam, biasanya penyapihan pada pedet sapi potong di peternakan rakyat dilakukan antara umur 3—4 bulan. Penyapihan dini bisa dilakukan pada umur 1(satu) bulan, tetapi mempunyai tingkat risiko yang tinggi terhadap pedet, dan pedet pun akan mengalami pertumbuhan yang terhambat.

Penyapihan yang dilakukan pada usia 3 bulan bisa memperpendek periode estrus sesudah beranak (anoestrus post partus/APP) dan mempendek jarak beranak (calving interval/CI) menjadi 384 hari. Sebagian ternak (sapi PO, silangan limousin PO, dan silangan simmental PO) di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY tidak dilakukan penyapihan, yang artinya induk dan pedet bercampur terus. Hanya sebagian kecil yang melakukan penyapihan, yaitu pada usia 5—7 bulan.

Baca Juga:  Kental dengan Imej Daerah, Ini Jenis Sapi Asli Indonesia

Pada saat peternak melakukan sapih dini, mereka jarang sekali memperhatikan pertumbuhan pedet setelah sapih. Ini karena sebagian besar peternak akan segera menjual pedetnya sesudah disapih. Jika ditelusuri lebih lanjut, sebagian besar peternak pembeli pedet sapih dini ternyata belum bisa memelihara pedet tersebut dengan baik sehingga dampak negatif sapih dini akan lebih dominan.

Loading...
Loading...