Cara Mengangkut Ikan Gurami Segar yang Benar

    Pertanianku — Pengangkutan ikan bisa dilakukan melalui dua cara, yakni ikan hidup dan ikan mati. Dua cara tersebut sama-sama memiliki kekurangan dan kemudahan. ikan gurami segar bisa dilakukan pada setiap segmen usaha, baik untuk induk, telur, benih maupun ikan ukuran konsumsi.

    ikan gurami segar
    foto: pertanianku

    Anda harus memenuhi beberapa faktor yang dapat menunjang keberhasilan mengangkut ikan gurami segar. Simak cara mengangkut ikan gurami segar yang benar dengan memerhatikan faktor-faktor berikut.

    Kondisi ikan

    Loading...

    Ikan yang akan diangkut harus dalam kondisi sehat, baik, dan tidak berpenyakit. Kondisi ikan akan memengaruhi ketahanan tubuh ikan sewaktu proses pengangkutan. Ikan yang sehat memiliki tanda-tanda seperti berenang secara normal, bergerak aktif jika ada rangsangan fisik, dan tidak memiliki luka di sekujur tubuhnya. Luka yang terdapat di tubuh dapat dipengaruhi pada saat proses panen yang dilakukan karena tidak hati-hati.

    Untuk mengangkut ikan pada ukuran larva, ikan harus dipuasakan terlebih dahulu selama satu hari sebelum diangkut. Proses puasa tersebut dapat membersihkan saluran pencernaan ikan sehinggga ikan memiliki daya tahan tubuh yang lebih tinggi 50 persen saat pengangkutan.

    Suhu

    Suhu merupakan faktor penting untuk menunjang keberhasilan proses pengiriman ikan hidup. Tinggi rendahnya suhu dalam kolam dipengaruhi oleh proses fisik yang terjadi di dalam kolam, wadah, ataupun lingkungan sekitar. Suhu dapat berperan pada proses kimia dan biologi. Setiap kenaikan suhu air sebesar 10°C, ikan membutuhkah oksigen lebih tinggi hingga 3—5 kali lipat.

    Pada kondisi suhu rendah dengan ppH air tetap tinggi dapat menyebabkan metabolisme ikan menurun. Sebaiknya, suhu air dipertahankan tidak kurang dari 15°C. Hal tersebut dapat dibantu dengan melakukan proses pengangkutan pada malam atau pagi hari.

    Baca Juga:  Kelebihan Jambu Air Madu Deli, Jambu Semanis Madu Tidak Berbiji

    Oksigen

    Kandungan oksigen yang terlarut sangat penting untuk menjaga ikan agar tetap hidup selama proses pengiriman. Faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi oksigen pada ikan adalah sistem metabolisme yang dimiliki ikan. Sementara, metabolisme sangat dipengaruhi oleh suhu dan berat ikan.

    Amoniak, pH, dan Co2

    Kondisi air sebagai media hidup ikan selama proses pengiriman juga harus diperhatikan, agar selama proses pengiriman ikan tidak melemah. Tiga unsur penting yang memengaruhi kondisi air adalah amoniak, pH, dan Co2. Ketiga unsur tersebut dapat menurunkan kualitas air jika terakumulasi dalam jumlah yang tidak seharusnya.

    Kepadatan

    Kepadatan berhubungan dengan dimensi media yang digunakan. Sebaiknya, gunakan media yang sesuai dengan tingkat kepadatan yang diinginkan, atau gunakan tingkat kepadatan yang sesuai dengan besaran media yang digunakan.

    Waktu pengangkutan

    Waktu pengangkutan akan berpengaruh terhadap suhu. Sementara, suhu berpengaruh terhadap kadar oksigen yang terkandung di dalamnya. Pengangkutan jarak jauh sebaiknya dilakukan pada malam atau pagi hari untuk menjaga kelarutan oksigen.

    Loading...
    Loading...