Cara Mengatasi Kecoa, Hama Rumah Sarang Walet

Pertanianku — Kecoa bukan hanya musuh di rumah tinggal, melainkan menjadi hama rumah walet. Hewan ini termasuk hama yang dapat merusak sarang walet menjadi berlubang-lubang. Kondisi tersebut tentu saja dapat membuat keuntungan yang didapatkan menurun drastis. Oleh karena itu, serangan kecoa tidak boleh dianggap remeh dan harus segera ditangani dengan cara tepat.

hama rumah walet
foto: Trubus

Salah satu penyebab kecoa mampir ke rumah walet adalah kondisi bangunan yang lembap dan bau. Selain itu, kecoa juga bisa mampir karena pemakaian kotoran walet yang belum bebas hama. Kotoran tersebut biasanya membawa telur dan benih-benih ke dalam rumah walet.

Kehadiran kecoa bisa dicegah dengan menggunakan KW-3 (kotoran walet 3 formula) karena sudah mengalami pembersihan dari hama. Hindari penumpukan barang-barang yang tidak digunakan di dalam rumah walet, apalagi barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai. Barang-barang tersebut dapat menjadi sarang bagi kecoa untuk bersembunyi dari pemantauan pekerja.

Kotoran walet yang sudah lama sebaiknya segera dibuang ke luar. Apabila kotoran tersebut masih ingin digunakan, semprot dengan Racoa atau taburi Contramik/Arcoa. Racoa sebetulnya merupakan racun semprot, sedangkan Arcoa adalah umpan racun.

Untuk menggunakan Racoa, larutkan ke dalam 1 liter air, kemudian semprotkan ke sarang kecoa ataupun ke sarang walet secara berkala setiap 3 bulan sekali. Adapun Contramik/Arcoa dapat digunakan dengan cara ditabur ke sudut-sudut ruangan yang sering dilalui kecoa. Nantinya, kecoa akan membawa umpan tersebut ke liang persembunyiannya sehingga seluruh koloninya mati keracunan.

Arcoa tidak perlu digunakan dalam jumlah yang besar karena merupakan extract. Jadi, dosis yang digunakan sedikit, tetapi racun ini tetap mampu membunuh koloni kecoa yang menjadi hama di rumah walet.

Namun, alangkah baiknya penggunaan racun kecoa menjadi pilihan terakhir. Sebaiknya, kecoa dicegah dengan cara manual, yakni menjaga kebersihan rumah walet.

Baca Juga:  Vaksinasi PMK Secara Massal untuk Pengendalian PMK