Cara Mengatasi Kerugian Beternak Ayam Akibat Kondisi Pasar Buruk

Pertanianku — Kondisi pasar merupakan faktor penyebab kerugian beteranak ayam yang tidak bisa dikendalikan. Peternak harus mampu membaca situasi agar dapat mengantisipasi jika kondisi pasar buruk akan datang.

beternak ayam
foto: Trubus

Kondisi pasar yang buruk dapat menyebabkan kerugian melalui dua cara, yaitu karena harga jual komoditas peternakan yang rendah atau karena harga kebutuhan bahan produksi yang meningkat. Keduanya sama-sama dapat membuat peternak mengalami kerugian.

Hal tersebut pernah terjadi pada zaman krisis moneter 1997—1998. Saat itu seluruh harga bahan peternakan naik secara signifikan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak peternak yang memilih mengosongkan kandangnya dan menutup kegiatan produksi.

Jika kondisi tersebut sudah terjadi, peternak harus melakukan penyesuaian agar kegiatan produksi bisa tetap berjalan dengan baik. Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk penyesuaian kondisi pasar seperti itu. Pertama, mengosongkan kandang. Kedua, mengisi separuh kandang. Ketiga, tetap mengisi kandang secara penuh.

Pilihan tetap memilih untuk mengisi kandang secara penuh biasanya bisa diambil oleh peternak yang sudah memiliki akses ke pasar yang mantap dan dipilih guna mempertahankan pangsa pasar yang ada. Pasalnya, jika peternak tersebut memberhentikan produksi, dikhawatirkan dapat membuat proses penjualan menjadi sulit ketika kondisi situasi sudah bagus.

Lantas, bagaimana caranya peternak menentukan penyesuaian yang akan diambil? Peternak harus memerhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Lihat dahulu biaya tetap yang harus dikeluarkan. Apabila biaya produksi tetap masih bisa tertutupi dari usaha ternak yang masih dijalankan saat kondisi pasar buruk, teruskan saja usaha ternak. Minimal, keuntungan yang didapatkan bisa menutupi seluruh biaya produksi hingga kondisi pasar mulai membaik.

Namun, bila biaya produksi tetap tidak tertutupi, langkah penyesuaian yang bisa dilakukan adalah mengurangi biaya. Misalnya, gunakan bahan pakan alternatif yang lebih murah dan mudah didapatkan. Selain itu, peternak dapat mengurangi tenaga kerja untuk mengecilkan biaya produksi.

Baca Juga:  Jenis-jenis Kandang Sapi Limousin

Jika kondisi sudah semakin buruk, setelah melakukan efisiensi biaya kegiatan produksi tidak kunjung membaik, sebaiknya peternak menahan diri. Peternak bisa mengosongkan kandang terlebih dahulu.

Ketika kondisi peternakan ayam sudah mulai bagus kembali, biasanya hal ini bisa dilihat dari kondisi peternakan ayam orang lain, tetapi kondisi peternakan Anda masih belum menunjukkan perubahan yang siginifikan. Anda harus segera mencari penyebabnya dan mulai memperbaiki sesuai dengan penyebabnya.