Cara Mengatasi Permasalahan Budidaya Lele yang Sering Terjadi

Pertanianku — Budidaya lele memang tidak sulit, bahkan lele sudah terkenal sebagai ikan yang ‘bandel’. Namun, bukan berarti usaha budidaya lele tidak memiliki permasalahan. Permasalahan budidaya lele biasanya lebih sering dialami oleh pemula, meskipun sebetulnya pembudidaya yang sudah mahir tidak menutup kemungkinan akan mengalaminya juga. Berikut ini beberapa permasalahan yang kerap terjadi pada budidaya lele.

budidaya lele
foto: Pertanianku

Persiapan kolam

Persiapan kolam harus dilakukan dengan benar agar kolam dapat digunakan secara optimal untuk pembesaran lele dan tidak membahayakan ikan. Ukuran kolam yang paling memudahkan pembudidaya adalah 2 m × 3 m × 0,8 m atau 2 m × 10 m × 10 m. Agar bisa mendapatkan hasil yang optimal, setidaknya Anda dapat menyiapkan 5–10 kolam.

Persiapan kolam yang benar diawali dengan mengisi air kolam setinggi 50 cm, kemudian diendapkan selama 24 jam agar pH, suhu, dan oksigen di dalam kolam stabil. Selanjutnya, buat air kolam menjadi subur dengan menggunakan pupuk kandang sebanyak ½ karung beras. Biarkan pupuk hingga air kolam berwarna hijau. Anda juga bisa membuat kolam menjadi subur dengan memberikan probiotik.

Penebaran benih

Pembudidaya sering kali mengalami kegagalan saat penebaran benih karena angka kematian benih yang tinggi. Kematian tersebut sebetulnya bisa diminimalisir dengan menebar benih yang berukuran minimal 5–6 cm hingga 10–12 cm. Benih yang digunakan harus unggul, sehat, dan tidak sakit.

Selain benih yang berkualitas, Anda juga harus memperhatikan cara penebaran benih. Benih yang akan ditebar harus dipuasakan selama 6–8 jam terlebih dahulu agar benih tidak mabuk dan muntah. Penyerokan benih harus dilakukan secara hati-hati. Benih dapat direndam dengan air garam atau supertetra selama 3 menit. Benih yang sudah ditebar sebaiknya dipuasakan terlebih dahulu agar stresnya hilang.

Baca Juga:  Peternak Lele Wajib Tahu Kriteria Pakan Lele yang Berkualitas

Pemeliharaan

Cara pemeliharaan yang salah dapat menyebabkan pertumbuhan ikan terhambat. Kondisi tersebut sering terjadi karena manajemen pakan dan manajemen pemeliharaan yang salah. Itu sebabnya Anda perlu memperbanyak wawasan terkait budidaya lele sebelum memulai usaha.

Buku 99 Persen Sukses Budidaya Lele hadir sebagai referensi Anda yang baru belajar usaha budidaya lele. Di dalamnya terdapat beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pembudidaya. Pertanyaan tersebut dijawab oleh penulis dengan harapan agar bisa menjadi bahan pembelajaran para pembudidaya pemula. Anda bisa langsung mendapatkan buku tersebut dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya atau Tokopedia Penebar Swadaya.