Cara Mengatasi Retakan Halus Penyebab Daun Sobek

Pertanianku — Sayuran hasil panen bisa ditolak pasar hanya karena memiliki retakan halus di permukaan daun. Pasalnya, retakan halus di daun bisa melebar 4–5 hari kemudian sehingga menyebabkan daun sobek. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan kerugian bagi petani ataupun pengusaha. Oleh karena itu, daun yang retak harus ditangani dengan benar.

daun sobek
foto: pertanianku

Solusi mengatasi retakan pada daun adalah menggunakan sungkup jaring. Sungkup ini dapat mengurangi kerusakan sayuran dari 70% menjadi 10%. Sungkup ini berfungsi sebagai penaung tanaman sehingga jumlah panen yang dihasilkan lebih stabil.

Jaring serangga pada umumnya digunakan oleh petani sebagai pembatas dari lahan sebelahnya yang menerapkan pola budidaya non-organik. Fungsi jaring tersebut rupanya tidak sebatas membatasi lahan, tetapi juga bisa menjadi sungkup yang melindungi tanaman.

Jaring dapat tahan hingga 4 tahun, sedangkan plastik hanya tahan 6 bulan. Jaring yang digunakan memiliki lubang berukuran 0,25 cm2 alias 4 lubang per cm2. Jaring ini dapat meloloskan 60–70% intensitas sinar matahari.

Jaring ini juga bisa digunakan untuk melindungi persemaian. Selain itu, terbukti dapat mengontrol intensitas matahari agar tidak berlebih. Intensitas yang berlebih dapat menyebabkan morfologi tanaman tidak sesuai dengan perkembangannya.

Untuk melindungi persemaian, jaring hanya tinggal ditangkupkan di sepanjang permukaan bedeng semai. Sungkup jaring di atas lahan semai dibuat setengah lingkaran selebar 1,2 meter dan tinggi sungkup sekitar 80 cm.

Saat bibit berumur 7 hari dengan tinggi 5–6 cm dan sudah memiliki 2–3 helai daun, pindahkan bibit ke bedengan lahan selebar 1,2 m sepanjang 10 m. Setiap bedengan tanam memerlukan jaring sepanjang 10 m dan lebar 1,2 m.

Usai panen, jaring dapat digulung tanpa perlu membongkar rangka sungkup. Cara ini dapat memudahkan petani agar tidak perlu membangun rangka kembali di periode tanam selanjutnya.

Sungkup ini terbukti dapat mengurangi kerusakan sayur di dataran tinggi dengan masa tanam 30–40 hari. Tanaman sayur yang biasa digunakan adalah kailan, pakcoy, dan selada keriting. Sungkup juga efektif melindungi sayuran di dataran sedang dengan masa tanam 15–30 hari seperti bayam, caisim, dan kangkung.

Usaha penyungkupan juga harus didukung oleh pemupukan yang tepat. Hal ini karena pemupukan nitrogen yang berlebihan juga menjadi penyebab daun retak.