Cara Mengatasi Serangan Kutu Kebul pada Tanaman Cabai

PertaniankuKutu kebul adalah hama tanaman cabai yang bersifat sangat polifag dalam menyerang berbagai tanaman, salah satunya tanaman cabai. Kutu ini bisa menyerang tanaman hias, tanaman sayur, tanaman buah, dan bahkan tanaman liar atau gulma. Tanaman cabai menjadi inang yang tepat untuk kutu ini sehingga Anda harus mewaspadai kehadirannya di lahan perkebunan cabai.

kutu kebul
foto: pixabay

Kutu akan meletakkan telurnya di permukaan bawah daun pada daun teratas atau pucuk. Telur yang menetas akan mengeluarkan nimfa yang akan tumbuh dalam tiga instar. Selama masa pertumbuhan, nimfanya akan melekat pada daun.

Serangga dewasa atau imago memiliki tubuh yang berukuran kecil sekitar 1—1,5 mm, berwarna putih, dan sayapnya bening serta ditutupi lilin yang bertepung. Serangga dewasa biasanya akan hidup berkelompok pada bagian permukaan bawah daun. Jika tanaman disentuh, biasanya kutu akan beterbangan seperti kabut atau kebul putih, ini alasan mengapa diberi nama kutu kebul.

Loading...

Kutu kebul dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman karena serangga dewasa dan nimfa menyerap cairan daun. Daun yang sudah terserang memilki gejala berupa bercak nekrotik karena rusaknya sel-sel dan jaringan pada daun. Kutu ini juga akan eksresi menghasilkan embun jelaga yang berwarna hitam. Embun jelaga tersebut akan tertinggal di permukaan daun dan akhirnya menyebabkan proses fotosintesis menjadi terhambat.

Serangan kutu kebul dapat mengakibatkan kehilangan hasil dari 20 persen hingga 100 persen atau gagal panen total. Oleh karena itu, kutu ini harus dikendailikan. Ada beberapa cara untuk mengendalikan kutu kebul. Salah satunya dengan kultur teknis, yaitu menanam tanaman jagung atau bunga matahari di pinggiran lahan sebagai pembatas dan memperbanyak populasi agen hayati.

Selain itu, Anda bisa melakukan pola rotasi tanaman dengan bukan inang kutu, yaitu tanaman yang bukan berasal dari keluarga tanaman cabai. Hal ini berfungsi untuk memutus rantai kehidupan kutu.

Baca Juga:  Cara Mencegah Serangan Lalat Buah pada Jambu Air Khiojok

Lakukan sanitasi lingkungan yang baik untuk mengendalikan gulma daun lebar babadontan dan ciplukan yang merupakan tanaman inang virus. Selain itu, lakukan sistem tumpang sari dengan tanaman sayuran dengan tegetes untuk mengurangi risiko serangan.

Loading...
Loading...