Cara Mengetahui Umur Kelinci Siap Kawin

Pertanianku — Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi keberhasilan proses perkawinan kelinci, salah satunya adalah umur awal pertama kawin. Anda harus mengetahui kapan kelinci siap kawin. Jika kelinci belum siap kawin, proses perkawinan bisa saja gagal dan tidak menghasilkan anak kelinci.

kelinci siap kawin
foto; Pixabay

Kelinci yang melangsungkan perkawinan dalam usia muda sangat rawan mengalami gangguan kesehatan dan tingkat mortalitas anaknya terbilang tinggi. Umur calon induk akan menentukan kualitas anak yang dilahirkan.

Pada umumnya kelinci sudah siap kawin ketika memasuki fase atau masa dewasa kelamin. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui kapan kelinci telah memasuki masa dewasa kelamin.

Setiap ras kelinci memiliki masa dewasa kelamin yang berbeda-beda. Begitu pun pada jantan dan betina yang memiliki waktu dewasa kelamin yang berlainan. Pada umumnya kelamin betina lebih cepat dewasa jika dibandingkan kelinci jantan.

Kelinci potong dengan tipe sedang seperti jenis kelinci carolina, english spot, dan new zealand white sudah bisa mencapai dewasa kelamin saat berusia 5—6 bulan. Sementara itu, kelinci potong tipe berat seperti american giant, checkered giant, dan flemish giant sudah memasuki dewasa kelamin saat berumur 7—8 bulan.

Sayangnya, kelinci yang telah dewasa kelamin tidak memiliki tanda-tanda birahi yang teratur. Terkadang, masa birahi betina lebih panjang dibandingkan jantan. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak bisa terlihat karena kelinci tidak mengeluarkan tanda-tanda yang mudah terlihat. Namun, ada umumnya kelinci betina dewasa yang sedang birahi akan terlihat gelisah.

Pada umumnya kelinci betina sudah bisa dicoba untuk dikawinkan pada umur 5,5 bulan. Jika pada umur tersebut kelinci belum mau kawin, Anda bisa mengulanginya 10 hari kemudian. Lakukan terus usaha perkawinan hingga kelinci mencapai umur 6,5 bulan. Pada umur tersebut kelinci sudah bisa dikawinpaksakan.

Baca Juga:  Kejadian Janggal pada Ayam Ternak yang Wajib Diwaspadai

Anda juga harus memerhatikan bobot kelinci yang akan dikawinkan. Bobot kelinci potong/pedaging yang akan dikawinkan sebaiknya minimal seberat 2,5 kg.

Pejantan yang akan dikawinkan harus dalam kondisi bersih, berkelamin normal, tidak cacat, berkaki normal, berekor lurus, dan berbadan bulat.