Cara Mengharmonisasikan Warna pada Rangkaian Bunga Segar

Pertanianku — Saat menyusun rangkaian bunga segar, Anda juga harus memerhatikan keharmonisan warna bunga agar terlihat lebih indah. Keharmonisan warna tersebut berguna menciptakan kombinasi warna rangkaian bunga segar yang indah.

rangkaian bunga segar
foto: pixabay

Untuk mengombinasikan warna-warna bunga dan daun, Anda bisa melakukannya dengan pengetahuan teori. Selain itu, Anda juga memerlukan pengalaman dan perasaan seni agar mampu menghasilkan rangkaian yang indah. Banyak perangkai bunga yang harus berlatih berkali-kali untuk menghidupkan rasa seninya sehingga mampu menghasilkan keharmonisan warna dalam rangkaian bunga.

Ada beberapa teori perpaduan warna yang bisa Anda gunakan, di antaranya warna yang analog, warna yang kontras, warna monokromatik, dan warna yang polikromatik. Tiap harmoni warna memiliki ciri khas dan biasanya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk Anda ketahui perpaduan warna bunga yang akan dirangkai agar sesuai dengan tujuan, misalnya untuk bunga pernikahan.

Warna-warna analog

Warna yang analog adalah warna yang bergradasi 1—3 bagian warna dalam satu lingkaran, misalnya seperti warna hijau lalu kuning, dan terakhir oranye. Warna oranye sebaiknya dijadikan warna dominan atau menonjol untuk menghidupkan harmonisasi warna pada rangkaian bunga. Rangkaian bunga ini sangat sering dijumpai sebagai bingkisan atau hadiah yang menawan.

Warna-warna kontras

Warna yang kontras adalah kumpulan warna di dalam satu lingkaran warna yang saling berlawanan, misalnya seperti merah dengan hijau, atau kuning dengan ungu. Rangkaian bunga yang menggunakan warna-warna kontras lebih sering digunakan untuk rangkaian yang bergaya modern.

Warna monokromatik

Warna monokromatik adalah kumpulan warna yang senada dalam satu lingkaran warna, seperti dari warna yang paling tua hingga ke muda. Misalnya, merah maron ke merah, lalu merah muda. Rangkaian bunga yang menggunakan warna monokromatik biasanya adalah rangkaian bunga klasik atau anggun.

Baca Juga:  Dracaena, Bambu Keberuntungan yang Menjadi Tonggak Ekspor Florikultura

Rangkaian bunga ini biasanya digunakan untuk acara resmi seperti pernikahan atau rangkaian bunga di gereja.

Warna polikromatik

Warna polikromatik adalah campuran warna-warna seperti merah maron ditambah kuning ditambah oranye ditambah biru ditambah putih. Rangkaian bunga yang menggunakan warna polikromatik adalah rangkaian bunga bergaya klasik Eropa.


loading...