Cara Mengobati Penyakit Radang Kelenjar Susu Kambing Perah

Pertanianku — Kendala utama dari beternak kambing perah adalah serangan penyakit yang mengganggu hasil produksi susu. Salah satu penyakit yang menjadi momok bagi para peternak adalah radang kelenjar susu kambing perah.

radang kelenjar susu kambing
foto: pertanianku

Penyakit radang kelenjar susu kambing perah disebabkan oleh serangan bakteri Streptococcus sp. Bakteri tersebut menyerang ambing dan puting susu kambing perah yang merupakan aset utama para peternak kambing perah.

Gejala kambing yang terkena radang kelenjar susu terlihat dari bentuk ambing yang membengkak dan terasa panas saat diraba. Pada bagian saluran susu terlihat adanya peradangan. Peradangan tersebut menyebabkan air susu yang dihasilkan tidak normal, yaitu konsistensinya encer atau susu bercampur dengan darah. Selanjutnya, kambing akan berhenti mengeluarkan susu.

Loading...

Selain dilihat dari ambing kambing langsung, gejala radang kelenjar juga dapat dideteksi dari suhu tubuh kambing yang meningkat dan nafsu makan yang menurun.

Untuk mencegah penyakit ini, Anda dapat melakukan beberapa tahapan persiapan, pemerahan, dan perlakuan setelah pemerahan harus selalu dilakukan dengan disiplin serta tepat. Bersihkan tangan ketika ingin memerah susu dan pelihara kambing dengan standar yang tepat.

Jaga kebersihan kandang, terutama pada lantai kambing yang langsung menyentuh ambing kambing. Gunakan peralatan kandang yang selalu bersih dan steril. Jaga kambing peliharaan dari luka, terutama pada bagian ambing dan puting.

Jika kambing Anda sudah terdeteksi mengidap penyakit tersebut, Anda bisa panggil dokter hewan terdekat untuk mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat. Umumnya, mastitis atau peradangan kelenjar susu dapat diobati dengan memberikan antibiotik long interamuscular. Namun, proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang agak lama.

Jika ingin mempercepat proses penyembuhan, Anda dapat menambahkan antibiotik langsung ke ambingnya seperti penicilne-streptomicine. Antibiotik lainnya yang dapat Anda gunakan adalah antibiotik khusus untuk mengobati mastitis dengan bahan aktif spiramycine.

Tahap awal pengobatan mastitis dilakukan dengan menyuntikkan penstrep intramamae dengan dosisi 0,8 cc. Apabila setelah beberapa hari disuntik kambing tidak menunjukkan perubahan, lebih baik ganti dengan antibiotik yang mengandung bahan aktif spiramycine. Suntikan antibiotik dekat dengan ambing dengan dosis 1 cc.

Baca Juga:  Faktor-faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Masa Brooding Ayam
Loading...
Loading...