Cara Mengusir Ulat Bulu di Pohon Mangga

Pertanianku — Ulat bulu kerap ditemui di beberapa pohon buah seperti pohon mangga. Ulat bulu di pohon mangga sebenarnya merupakan hama yang merusak pohon sehingga pohon mengalami hambatan untuk berproduksi. Selain itu, kehadiran ulat bulu ini akan menyebabkan para pekerja mengalami gatal-gatal karena memang perlindungan diri ulat ini adalah memberikan rasa gatal pada musuhnya.

ulat bulu
foto: pertanianku

Ulat bulu di pohon mangga berasal dari famili Lymantridae yang berarti perusak. Dinamakan seperti itu karena ulat ini memang akan merusak pohon yang dihinggapinya. Salah satu ulat yang sering dijumpai adalah ulat Orgya postica WLK yang sering memakan pohon mangga, kedelai, buncis, kacang tanah, cokelat, kina, teh, jarak, kayu manis, karet, pinus, cemara, lamtoro, jeruk, anggrek, dan lain-lain.

Ulat bulu ini memiliki ciri-ciri warna tubuh kuning cerah dan jika bulunya dipegang akan menyebabkan gatal pada kulit. Pada bagian kepala berwarna merah. Pada bagian kepalanya, ulat ini memiliki jambul berwarna kuning. Setelah selesai masa ulat, hama ini akan berubah menjadi ngengat.

Loading...

Ngengat jantan bersayap dan suka terbang ke mana-mana. Sementara, ngengat betina akan bertelur dalam kompos. Sekali bertelur, ngengat betina mampu mengeluarkan telur hingga 300—400 butir. Setelah bertelur, ngengat betina akan langsung mati. Ngengat jantan akan tertarik pada pharamenon ngengat betina sehingga bisa terjadi pembuahan antara betina dan jantan.

Telur ngengat tersebut akan menetas sebulan kemudian. Para ulat yang baru menetas ini akan langsung memakan daun pohon. Jika jumlah ulat yang tumbuh banyak, daun pohon akan habis tetapi pohon tidak mati.

Setelah dewasa, ulat tersebut berubah menjadi kepompong yang terbuat dari bulu-bulu yang dianyam. Siklus hidup ulat bulu ini akan berlanjut lagi menjadi ngengat hingga menghasilkan telur.

Baca Juga:  Langkah-langkah Menyiapkan Lahan Kebun Kopi

Memang tidak akan membuat pohon mati, tetapi kehadirannya tetap bisa menyebabkan gagal panen atau hasil produksi tidak maksimal. Oleh karena itu, kehadiran ulat di pohon mangga harus dikendalikan.

Cara mengendalikan ulat ini bisa dilakukan dengan menggunakan musuh alaminya, yaitu burung kutilang, jalak, gagak, ciblek, kuntul kerbau, lalat penghisap, dan semut rangrang. Musuh-musuh alami tersebut akan memangsa ulat menjadi pakannya.

Anda juga bisa menggunakan insektisida organik yang terbuat dari 5 lembar daun pepaya dan 10 lembar daun sirih merah yang dihaluskan bersamaan. Selanjutnya, ramuan tersebut diberikan alhokol dengan perbandingan 2:3.

Loading...
Loading...