Cara Meningkatkan Produktivitas Kacang Kedelai

Pertanianku — Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, tingkat produktivitas tanaman perlu ditingkatkan. Cara meningkatkan produktivitas kacang kedelai bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu meningkatkan potensi hasil genetik tanaman dan pengelolaan lahan secara terpadu. Berikut ini ulasannya.

produktivitas kacang kedelai
foto: pertanianku

Meningkatkan potensi hasil genetik tanaman

Meningkatkan hasil dari aspek genetik tanaman kedelai bisa dilakukan dengan kegiatan persilangan untuk menghasikan galur-galur yang berpotensial dan bertujuan untuk memperoleh calon varietas unggul baru dengan produktivitas hasil biji lebih dari 3 ton/hektare.

Loading...

Tingkat produktivitas kacang kedelai yang masih rendah diduga disebabkan oleh varietas kedelai unggulan yang digunakan oleh para petani belum menunjukkan produktivitas yang tinggi. Agar varietas kedelai unggul bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi, sebaiknya kedelai tersebut harus memiliki nilai indeks panen yang tingginya lebih dari 50 persen.

Selain itu, untuk meningkatkan produktivitas, sebaiknya dilakukan melalui pembentukan varietas unggul baru yang berumur genjah, efisiensi dalam penggunaan hara, dan memiliki kemampuan fiksasi N yang tinggi.

Salah satu yang masih menjadi kendala bagi para petani adalah kualitas benih yang digunakan masih belum dianggap sebagai masalah yang serius. Padahal, kualitas benih sangat berpengaruh terhadap jumlah optimal populasi tanaman yang selalu tidak bisa dipenuhi. Oleh karena itu, upaya perbaikan sistem pembenihan untuk mendapatkan benih berkualitas tinggi di tingkat petani harus terus digalakkan agar para petani mulai sadar dan memerhatikan kualitas benih yang digunakan.

Pengelolaan lahan, hara, dan air secara terpadu

Salah satu jaminan keberhasilan menaikkan tingkat produktivitas adalah pengelolaan lahan, hara, dan air yang dilakukan secara terpadu. Jika dilihat langsung ke lapangan, saat ini kondisi lahan sawah kacang kedelai masih cukup memprihatinkan.

Berdasarkan penelitian, 75 persen lahan sawah kacang kedelai yang ditanam menunjukkan kategori rendah dan memiliki kadar C organik tanah yang sangat rendah. Tak hanya itu, kandungan hara N, K, dan S juga sama rendah. Untuk mengatasinya, petani perlu menambahkan bahan organik sebanyak 10—20 ton/hektare kotoran ayam untuk tanah entisol.

Baca Juga:  Penyebab Benih Jagung yang Ditanam Tidak Tumbuh

Sementara, yang ditanam di tanah vertisol, tanah perlu ditambahkan dengan kotoran ayam 20 ton/hektare untuk menaikkan kadar C organik tanah dan mengefisiensikan pupuk P pada kedelai.

Selain pemupukan, aspek lain yang tidak kalah penting adalah pengelolaan air. Kekurangan serta kelebihan air dapat memengaruhi produktivitas kedelai. Kondisi perairan yang masih bisa ditoleransi oleh kedelai yang baru tumbuh sebesar 50 persen, saat berbunga 75 persen, dan saat pembentukan biji 75 persen dari total air yang tersedia.

Namun, kacang kedelai masih bisa toleran terhadap jenuh air yang mencapai 85 persen. Pada saat tersebut merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pemupukan P pada tanaman kedelai.

Loading...
Loading...