Cara Menjaga Kesehatan Sapi

PertaniankuKesehatan sapi merupakan bagian penting yang harus diperhatikan. Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Begitu pun dalam peternakan, lebih baik menjaga kesehatan sapi sehingga sapi terhindar dari serangan penyakit. Apalagi, sampai saat ini masih banyak jenis penyakit yang mudah menular dan menyebabkan kerugian.

kesehatan sapi
foto: Pertanianku

Kesehatan dapat dijaga dengan manajemen yang tepat. Sapi yang sehat ditandai dengan nafsu makan yang besar dan agak rakus, minum teratur kurang lebih 8 kali sehari, mata jernih dan tajam, hidung bersih, kotoran tidak mengalami perubahan, telinga sering digerakkan, kaki kuat, mulut basah, temperatur tubuh normal sekitar 38,5–39C, dan lincah, serta siklus berahi ternak teratur.

Untuk menghindari serangan penyakit dan agar sapi tetap sehat, Anda bisa melakukan pencegahan pada praproduksi dan produksi seperti berikut.

Praproduksi

Pada tahap praproduksi, pencegahan dimulai dari pengadaan sapi, pengangkutan sapi, sterilisasi sapi, sterilisasi kandang, hingga penyucihamaan peralatan. Pada saat pengadaan bibit, sapi yang dipilih harus baik. Akan lebih bagus jika bibit sapi dipilih dari peternakan yang sudah memiliki pencatatan riwayat hidup secara lengkap.

Pengangkutan sapi harus memperhatikan umur sapi dan waktu angkut yang tepat, terutama untuk pengangkutan jarak jauh karena proses pengangkutan dapat menurunkan kondisi kesehatan sapi. Setelah sampai di peternakan, lakukan sterilisasi sapi dengan penyemprotan pada tubuh sapi untuk memastikan tidak ada parasit yang menempel.

Sebelum sapi tiba, Anda sudah harus melakukan sterilisasi kandang dengan cara dicuci menggunakan disinfektan. Setelah itu, lakukan penyucihamaan peralatan yang akan digunakan.

Produksi

Tindakan pencegahan pada saat produksi dapat dilakukan dengan memberikan pakan, minum, serta suplemen atau vitamin pada sapi. Berikan pagar tiang atau alas penghangat bagi anak sapi. Berikan obat cacing, vaksinasi, dan obat-obatan yang dibutuhkan oleh sapi selama pemeliharaan.

Baca Juga:  Cara Mengatur Pola Produksi Ayam Petelur agar Berkelanjutan

Ternak harus dibersihkan atau dimandikan secara rutin, begitu pun dengan pembersihan kandang yang harus dilakukan secara rutin. Apabila ada sapi yang sakit, segera berikan penanganan secepatnya. Bila perlu, pisahkan sapi agar penyakit tidak menular. Ketika sapi mati akibat penyakit, segera kubur sapi tersebut. Kebersihan pekerja yang keluar-masuk kandang harus diperhatikan.