Cara Mensterilkan Pasir Untuk Media Tanam


Pertanianku — Saat ini, pasir sering digunakan sebagai media tumbuh alternatif penganti tanah. Sebab, bahan jenis ini memiliki sifat cepat kering, membuat pasir dapat memudahkan proses pengangkatan bibit untuk dipindahkan ke media lainnya. Namun, Anda tak bisa menggunakannya begitu saja. Anda harus mensterilkan pasir terlebih dahulu jika ingin menggunakannya sebagai media tanam.

media tanam
Foto: Pixabay

Pengayakan pasir

Cara untuk mensterilkan pasir sebagai media tanam berikutnya, yaitu dengan mengayak pasir yang sudah tersedia. Untuk memperoleh hasil maksimal, gunakan pengayak pasir berukuran lima mesh.

Pencucian pasir

Setelah melakukan pengayakan, langkah berikutnya, yaitu membersihkan pasir yang sudah diayak tadi. Pembersihan dilakukan dengan cara dicuci menggunakan air bersih (air mengalir). Pencucian sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit. Jangan lupa sebelum melakukan pembersihan, masukkan pasir ke drum atau tempat pencuci, lalu aduk-aduk secara merata. Hal ini berfungsi agar kotoran atau tanah yang menempel pada pasir dapat terpisah.

Perebusan pasir

Setelah pasir dicuci, jangan lupa membuang air sisa pencucian terlebih dahulu. Masukkan pasir tadi ke drum. Jika tidak ada drum, dapat menggunakan tempat perebusan lain yang sesuai. Isi drum atau tempat perebusan dengan air bersih kurang lebih setengah dari ketinggian tempat perebusan dan diamkan hingga mendidih. Jangan lupa aduk-aduk pasir hingga dirasa cukup. Tiriskan pasir yang sudah direbus. Proses ini berguna untuk memisahkan pasir dengan air sisa perebusan.

Pasir disangrai

Setelah pasir dan air rebusan terpisah, masukkan (pasir) kembali ke drum atau tempat penyangraian menggunakan bara api. Untuk memperoleh media tanam pasir yang steril, pada saat menyangrai, aduk-aduk dan bolak-balikkan pasir menggunakan pengaduk hingga pasir menjadi kering.

Penggunaan untuk media tanam

Baca Juga:  Jenis Tanaman yang Cocok Dibudidayakan di Dataran Tinggi

Pasir yang sudah melalui proses penyangraian tadi, selanjutnya diangkat dan dimasukkan ke drum atau tempat penampungan hingga pasir tidak lagi panas. Tempatkan pasir yang sudah steril tadi pada tempat yang terhindar dari terik matahari langsung serta terhindar dari air hujan dan terbebas dari kotoran, debu, ataupun benda asing lainnya yang berpotensi membuat pasir menjadi kotor. Lebih amannya, sebaiknya tempat penampungan tadi ditutup rapat. Terakhir, diamkan pasir selama satu hari. Satu hari berikutnya, pasir sudah siap untuk dijadikan sebagai media tanam.