Cara Menyemai Biji Pepaya Menjadi Bibit

Pertanianku — Tanaman pepaya dapat diperbanyak melalui biji. Biji pepaya tersebut perlu disemai terlebih dahulu agar bibit yang tumbuh lebih kuat. Budidaya pepaya membutuhkan biji yang berasal dari pepaya unggulan dan berkualitas agar dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas dan unggulan juga. Pastikan buah pepaya yang Anda pilih mampu beradaptasi di wilayah tempat bertanam.

biji pepaya
foto: Pertanianku

Pilihlah biji yang berasal dari buah yang sudah matang dan sehat, lalu ambil biji yang berwarna hitam dan terdapat di bagian ujung buah. Biji tersebut dinilai lebih bagus untuk dijadikan bibit tanaman dibanding biji dari bagian yang berada di tengah. Berikut ini langkah-langkah menyemai biji pepaya.

Kumpulkan biji

Biji yang sudah terkumpul perlu dicuci hingga bersih, kemudian biji harus dikeringkan selama 3—4 hari. Setelah itu, sortir biji yang berukuran besar, utuh, dan tidak pecah-pecah. Biji yang kecil dan pecah-pecah tidak bagus untuk digunakan sebagai bibit tanaman.

Media tanam

Media tanam yang diperlukan oleh bibit pepaya ialah campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1. Selanjutnya, masukkan media tanam ke polibag kecil berukuran 8 cm × 10 cm.

Rendam biji

Biji pepaya yang akan disemai perlu direndam terlebih dahulu di dalam air hangat dengan suhu sekitar 40°C yang sudah dicampur dengan fungisida berbahan aktif Propamokarb hidroklorida dengan konsentrasi 2 ml/l. Perendaman dilakukan selama 4—6 jam sebelum disemai.

Penanaman biji

Satu polibag media semai dapat digunakan untuk menanam 2 butir biji. Biji ditanam pada kedalaman 1—2 cm dari atas permukaan tanah. Letakkan bagian yang runcing di bagian bawah karena bagian tersebut akan mengeluarkan calon akar.

Perawatan media semai

Selama proses semai berlangsung, Anda perlu menjaga kondisi kelembapannya dengan melakukan pengairan. Media semai hanya perlu dalam keadaan basah/lembap. Jangan sampai media semai terendam air siraman karena hal tersebut dapat menyebabkan kegagalan semai.

Baca Juga:  Tanaman Lada yang Bagus untuk Dijadikan Bahan Setek

Untuk menjaga kesuburan bibit, Anda perlu memberikan pupuk daun dengan konsentrasi 1,0—1,5 gram/l. Lakukan penyemprotan pestisida Marshal atau Kocide 77 kosentrasi 0,5—1,0 gram/l.