Cara Menyimpan Pupuk Organik yang Benar

Pertanianku — Pupuk organik tidak bisa dibeli dalam jumlah yang pas sesuai kebutuhan. Anda harus membelinya langsung dalam hitungan satu karung. Jika ada kelebihan, pupuk tersebut harus disimpan dengan benar agar tidak rusak dan kehilangan unsur haranya. Menyimpan pupuk organik sebenarnya tidak sulit, Anda hanya perlu memerhatikan beberapa hal di bawah ini.

menyimpan pupuk organik
foto: pertanianku

Naungan

Menyimpan pupuk organik yang digunakan untuk tanaman buah harus disimpan dalam tempat yang ternaungi dari sinar matahari. Umumnya, pupuk yang diberikan untuk tanaman buah pasti memiliki sisa yang cukup banyak. Anda harus menyediakan naungan untuk mencegah pupuk menguap. Kandungan di dalam pupuk organik mudah menguap jika terkena sinar matahari, seperti nitrogen dan belerang.

Loading...

Namun, pupuk tidak bisa disimpan dalam ruangan tertutup total untuk menjaga aktivitas mikroorganisme sehingga jika digunakan mikroorganisme masih bisa berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu, Anda hanya perlu menyediakan naungan untuk mengurangi intensitas matahari dan melindunginya dari air hujan. Jika pupuk terlalu basah karena terkena air hujan, proses penguraian mikroorganisme bisa terganggu.

Perhatikan bungkusan atau wadah

Wadah atau bungkusan berfungsi sama seperti naungan, yakni mengurangi penguapan dan mencegah pengaruh dari sinar matahari. Sebaiknya, pupuk disimpan dalam wadah karung atau wadah lain yang tertutup untuk menjaga mikroorganisme agar mampu beraktivitas secara maksimum.

Diberi perangsang

Pupuk kandang yang dijual melalui proses pematangan akan aktif selama masa penyimpanan sehingga saat dipegang pupuk akan terasa panas. Untuk mempercepat proses penguraian dapat dilakukan dengan memberikan energi dan menurunkan panas yang ditimbulkan oleh aktivitas mikroorganisme. Anda bisa menyiramkan larutan urea atau air saat pupuk terasa panas sehingga proses penguraian bisa terus berlangsung.

Baca Juga:  Kunci Sukses Berkebun Durian

Perhatikan sirkulasi udara

Selama proses penguraian mikroorganisme membutuhkan udara segar dengan sirkulasi udara yang lancar. Oleh karena itu, menyimpan pupuk organik sebaiknya dilakukan di ruangan berventilasi baik agar sirkulasi udara berjalan lancar. Jangan menumpuk karung pupuk terlalu rapat atau tinggi agar sirkulasi bisa berjalan dengan lancar di antara karung pupuk.

 

 

Loading...
Loading...