Cara Meracik Media Tanam untuk Tanaman Hias

Pertanianku — Media tanam merupakan unsur penting yang harus diperhatikan oleh para pehobi tanaman hias. Sebab, setiap jenis tanaman membutuhkan komposisi media yang berbeda-beda, bergantung pada kriteria tanaman. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup tanaman. Jika salah komposisi media, tanaman akan tidak berkembang dan mati.

media tanam
foto: pixabay

Ada tanaman yang membutuhkan media porous, gembur, atau bisa menahan air. Namun, setiap bahan media memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, langkah pertama sebelum meracik media adalah mengetahui karakteristik tanaman dan bahan-bahan media tanam. Selanjutnya, Anda harus mempertimbangkan komposisi masing-masing bahan.

Pada dasarnya cara meracik media tanam untuk semua jenis tanaman sama saja, baik itu tanaman sayuran dan buah maupun untuk tanaman hias. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat media untuk tanaman hias.

Loading...
  1. Siapkan bahan media yang sudah disesuikan dengan tanaman yang digunakan. Misalnya, tanaman aglonema membutuhkan komposisi media yang terdiri atas cocopeat, sekam bakar, cacahan pakis, pupuk kandang, moss, dan pasir dengan perbandingan 1:1,5:5:0,5:1:1.
  2. Tuangkan bagian yang paling banyak dibutuhkan terlebih dahulu seperti cacahan pakis ke atas alas plasti
  3. Tambahkan bahan media lainnya seperti sekam bakar, cocopeat, moss, dan pasir. Lalu, letakkan pupuk kandang paling akhir karena komposisinya paling rendah.
  4. Aduk rata semua bahan media tanam dengan sendok pengaduk. Usahakan pengadukan dilakukan dari bawah hingga ke atas agar media tanam benar-benar tercampur hingga menjadi homogen.
  5. Anda bisa menggunakan sekop jika jumlah media tanam terlalu banyak agar proses pengadukan menjadi lebih mudah dan hasil yang didapatkan menjadi lebih optimal.
  6. Jika terdapat media yang menggumpal, cacah media tanam agar halus. Anda juga bisa menggunakan ayakan yang terbuat dari kawat ram berukuran mash 1 cm × 1
  7. Jika media tanam yang didapat terlalu asam, tambahkan kapur dolomit untuk menetralkan pH media.
  8. Anda bisa menambahkan NPK dan fungisida seperti furadan untuk mempercepat kinerja unsur hara dalam media dan mencegah tumbuhnya jamur dan nematoda yang akan merugikan tanaman.
Baca Juga:  Tanaman Bunga yang Bisa Dijadikan Obat Herbal

 

 

 

Loading...
Loading...