Cara Merangsang Tanaman Stroberi agar Berbuah Lebat


PertaniankuCara merangsang tanaman stroberi agar berbuah lebat sebenarnya bukan perkara yang sulit. Hanya saja, Anda mungkin masih belum paham dengan penanganannya.

Cara Merangsang Tanaman Stroberi
Foto: Pixabay

Untuk itu, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara merangsang tanaman stroberi agar berbuah lebat dan bisa Anda nikmati hasilnya. Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan secara berkala seperti berikut.

  1. Rajin menyiram

Tanaman stroberi bisa sakit-sakitaan atau bahkan mati jika jarang disiram air. Ingat, tanaman stroberi itu sangat sensitif dengan ketersediaan air. Jika media kering, tanaman stroberi bisa mengering atau paling tidak loyo.

Air begitu penting bagi tanaman stroberi, yakni sebagai pelarut, media transport senyawa, media reaksi biokimia, memberikan turgor bagi sel, sebagai bahan baku fotosintesis, dan juga menjaga suhu tanaman stroberi.

  1. Rajin memupuk

Pupuk bisa dibilang makanan untuk pohon stroberi agar tetap eksis. Pupuk dibutuhkan terus-menerus oleh tanaman buah ini. Dengan pemupukan yang rutin, akan sangat menunjang dalam merangsang stroberi cepat berbuah dengan lebat. Pupuk yang bisa membuat tanaman stroberi berbuah harus banyak mengandung fosfat, kalium, dan kalsium.

Unsur-unsur ini bisa diperoleh dari bahan-bahan alami/organik, misalnya kompos yang dibuat dari kombinasi pukan (pupuk kandang) ayam/burung (sumber nitrogen), batu fosfat, cangkang telur (sumber kalsium), dan kapur pertanian/dolomit (sumber kalsium dan magnesium).

  1. Rajin memberi perangsang buah

Dengan memberikan perangsang buah, biasanya tidak sampai dua minggu tanaman stroberi sudah mulai memunculkan calon bunga. Peran dari perangsang buah adalah untuk “mengarahkan” energi tanaman stroberi untuk secara fokus memproduksi bunga/buah. Rangsangan ini lazim disebut hormon atau zpt.

  1. Rajin memangkas sulur stroberi

Sulur tanaman stroberi atau dikenal juga stolon merupakan bagian tanaman stroberi yang menjulur panjang untuk memperbanyak dirinya secara vegetatif. Sulur stroberi panjangnya sekitar 30—50 cm. Jika bagian ujung sulur stroberi ini menempel ke tanah yang lembap, akan keluar akar dan menembus tanah yang kemudian menjadi tanaman stroberi baru.

Baca Juga:  4 Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Replanting Kelapa Sawit

Sulur-sulur stroberi perlu dipangkas untuk merangsang stroberi berbuah. Sebab, sulur-sulur yang keluar dari tanaman stroberi akan menghambat atau membebani tanaman stroberi berbuah. Hal ini karena energi tanaman menjadi terbagi. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk memangkasnya.

  1. Rajin membuang daun tua dan rusak

Seiring waktu, tanaman stroberi akan terus memproduksi daun. Daun-daun muda akan menjadi tua dan kemudian rusak dengan sendirinya. Seperti halnya stolon atau sulur, daun-daun tua dan rusak cukup membebani tanaman stroberi terutama pada fase berbuah.

Oleh karena itu, untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan merangsang bunga baru, daun-daun tua dan daun-daun yang rusak harus dibuang. Gunakan gunting atau pisau tajam yang bersih untuk membuang daun-daun tersebut.

loading...
loading...