Cara Merawat Anak Ayam yang Baru Menetas

Pertanianku — Anak ayam yang baru menetas sering disebut day old chick (DOC). Setelah menetas merupakan masa kritis bagi DOC karena anak ayam belum mampu menjaga dirinya sendiri. Kesalahan penanganan dapat menyebabkan kematian pada DOC. Oleh karena itu, sebelum menetaskan telur, sebaiknya Anda mengetahui cara merawat anak ayam yang baru menetas seperti di bawah ini.

cara merawat anak ayam
foto: pertanianku

Anak ayam berumur 0–6 hari

Setelah menetas, anak ayam tidak perlu langsung diberikan pakan. DOC akan dipuasakan terlebih dahulu selama satu hari karena masih memiliki cadangan makanan. DOC yang baru menetas langsung dipindahkan ke dalam kandang postal yang memuat maksimum 100 ekor anak ayam.

Ruang kandang perlu dipanaskan terlebih dahulu selama sehari semalam dengan menggunakan lampu 25–40 Watt. Lampu pemanas ini akan terus dihidupkan sampai anak ayam berumur 6 hari untuk menjaga kehangatan kandang.

Kondisi pemanas harus dipastikan berfungsi dengan baik pada suhu yang tepat. Apabila pemanas baik, anak ayam akan menyebar secara merata di dalam kandang. Namun, ketika suhu pemanas terlalu tinggi anak ayam akan menjauhi. Begitu pun sebaliknya, saat suhu pemanas terlalu rendah, anak ayam akan berkumpul di dekat pemanas. Apabila Anda menggunakan pemanas dari lampu minyak, sebaiknya selubungi lampu dengan kawat kasa.

Pakan yang diberikan sampai DOC berumur 6 hari adalah campuran pakan starter dan dedak dengan perbandingan 1:3. Umumnya, satu ekor anak ayam membutuhkan pakan sebanyak 5–10 gram sehari semalam. DOC yang sudah berumur 4 hari perlu diberikan vaksin NCD (new castle disease).

Anak ayam berumur 7–12 hari

Pada fase ini anak ayam sudah terlihat membesar. Oleh karena itu, Anda perlu memindahkan setengah anak ayam ke kandang baru. Pada hari ke-7, biasanya bulu anak ayam sudah tumbuh sehingga tak memerlukan pemanas lagi. Namun, bila suhu udara sangat dingin dan anak ayam saling berimpitan, pemanas masih diperlukan. Kandang perlu diberikan penerangan lampu 5 Watt. Jenis pakan yang diberikan masih sama, tetapi jumlahnya bertambah menjadi 10–15 gram sehari semalam.

Baca Juga:  Habitat yang Disukai Cacing Sutera

Anak ayam umur 13 hari–2 bulan

Jumlah anak ayam harus dikurangi sehingga kandang hanya diisi 15–20 ekor ayam. Lampu kandang tetap dinyalakan hingga anak ayam berumur 1 bulan. Jenis pakan yang diberikan masih sama, tetapi jumlahnya bertambah. Anak ayam berumur 13–30 hari membutuhkan pakan sebanyak 15–20 gram per hari.

Setelah berumur 1 bulan, anak ayam diberikan pakan dalam bentuk bubur, yakni campuran dedak dan adonan starter yang dicampur dengan air. Jumlahnya ditambah menjadi 30–40 gram/hari dan diberikan 2 kali sehari, yaitu pada pukul 7 pagi dan pukul 2 siang. Saat berumur dua bulan, anak ayam dapat diberikan pakan dedaunan seperti daun kangkung atau pisang untuk menghindari kebiasaan saling mematuk. Menjelang 3 bulan, anak ayam diberikan obat cacing.