Cara Merawat Tabulampot Jambu Air King Rose Apple

Pertanianku Jambu air king rose apple merupakan salah satu jambu air yang disukai oleh orang Indonesia. Buahnya berwarna merah mentereng dengan daging buahnya yang beraroma wangi, rasanya manis, serta mengandung banyak air. Kelebihan yang dimiliki jambu air ini membuat banyak pehobi yang menanamnya di dalam pot.

jambu air king rose
foto: pertaninku

Pemeliharaan jambu air king rose apple ternyata tidak begitu sulit, bahkan hampir sama seperti pohon jambu air lainnya. Berikut ini cara merawat tabulampot jambu air king rose apple yang harus dilakukan.

Pengairan dan penyiraman

Tanaman jambu yang ditanam di air bisa mendapatkan sumber air dari dalam tanah, meskipun masih perlu mendapatkan bantuan pengairan, terutama pada musim kemarau. Apalagi, untuk tanaman jambu yang dipelihara di dalam pot. Kebutuhan air sebagian besar ditopang dari pengairan yang diberikan oleh pemilik pohon, sedangkan sisanya berasal dari air hujan.

Tanaman yang masih muda perlu disiram sebanyak 1—2 kali sehari, yakni pagi dan sore hari. Setelah sudah cukup besar, tanaman hanya perlu dilakukan penyiraman satu kali. Ketika memasuki musim kemarau, penyiraman kembali dilakukan sebanyak dua kali sehari.

Saat penyiraman, Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Jangan sampai bunganya ikut rontok.

Pemupukan

Pemupukan harus dilakukan ketika tanaman sebelum dan sesudah berbuah. Pemupukan harus dilakukan dengan tepat, sesuai dengan umur tanaman dan kondisi cuaca. Pemupukan jambu air king rose apple bisa Anda simak dalam buku 20 Tanaman Buah Koleksi Eksklusif.

Dalam buku tersebut menjelaskan cara pemupukan jambu air king rose apple secara terperinci dan mudah dimengerti. Selain itu, ada juga cara memelihara 20 jenis tanaman buah eksklusif yang jarang dibudidayakan.

Pemangkasan

Baca Juga:  Penyakit-penyakit Tanaman Lada yang Wajib Diwaspadai

Pemangkasan bertujuan membentuk pohon, memelihara, dan peremajaan. Pemangkasan bisa dilakukan setelah tanaman sudah setinggi 2 meter. Bagian yang dipangkas adalah cabang atau tunas. Sementara itu, pemangkasan untuk pemeliharaan bisa dilakukan kapan saja ketika terdapat dahan yang tua, kering, luka, dan tumbuh tidak sempurna.

Adapun pemangkasan untuk peremajaan dilakukan pada tanaman yang sudah tua dan sudah tidak produktif.

Penyiangan

Penyiangan pada gulma atau rumput yang tumbuh di dalam pot harus dilakukan agar nutrisi tanaman tidak habis terserap oleh gulma.

 

 

 

 

 

 


loading...