Cara Mudah Berkebun Bayam di Pekarangan Rumah


Pertanianku — Bayam (Amaranthus sp.) merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Tumbuhan sayur ini dapat tumbuh sepanjang tahun. Jika Anda tidak punya kebun, Anda bisa menanamnya di pekarangan rumah. Ada cara mudah berkebun bayam di pekarangan rumah.

berkebun bayam
Foto: Shutterstock

Berikut ini beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk menanam bayam di pekarangan rumah.

  1. Benih bayam

Bayam dikembangkan melalui biji. Biji bayam yang dijadikan benih harus cukup tua (lebih dari 3 bulan). Benih yang muda, daya simpannya tidak lama dan tingkat perkecambahannya rendah. Supaya praktis, silakan membeli benih bayam dalam kemasan di toko-toko pertanian.

  1. Persiapan lahan bayam

Bagi Anda yang ingin bercocok tanam di pekarangan rumah, bedengan bisa dibuat dengan cara menumpuk bata berkeliling membentuk persegi (seperti membuat kolam), kemudian isi dengan campuran tanah dan pupuk kandang (1 : 1), dan pastikan kondisinya gembur atau bisa pula di pot/polibag berdiameter 30 cm.

  1. Pemupukan bayam

Setelah bedengan diratakan, 3 hari sebelum tanam berikan pupuk dasar kotoran ayam/kambing yang telah difermentasi dengan dosis 4 kg/m2. Sebagai starter tambahkan urea 150 kg/ha (15 g/m2) diaduk dengan air dan disiramkan kepada tanaman pada sore hari selama 10 hari setelah penaburan benih. Bila perlu, berikan pupuk cair 3 liter/ha (0,3 ml/m2) pada tanaman bayam umur 2 minggu setelah penaburan benih.

  1. Penanaman benih bayam

Penanaman benih dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pertama ditebar langsung di atas bedengan. Biji dicampur dengan pasir/abu dapur/pupuk organik yang telah dihancurkan dan ditebar secara merata di atas bedengan.

Kedua, ditebar pada larikan/barisan dengan jarak 11—15 cm, kemudian ditutup dengan lapisan tanah. Ketiga, disemai setelah tumbuh (sekitar 10 hari) bibit dibumbun dan dipelihara selama kurang lebih 3 minggu. Selanjutnya, dipindahkan ke bedengan dengan jarak tanam 50 × 30 cm. Bila Anda ingin menanamnya di pot, sebaiknya jumlah tanaman per pot tidak terlalu banyak agar bayam tidak kerdil.

  1. Pemeliharaan bayam
Baca Juga:  Jamur Kombucha, Rahasia Diet Detoks Alami Anti-obesitas

Bayam cabut adalah jenis bayam yang jarang terserang penyakit. Bayam dapat berproduksi dengan baik asalkan kesuburan tanahnya selalu dipertahankan. Misalnya, dengan pemupukan organik yang teratur dan kecukupan air. Untuk tanaman muda membutuhkan air 4 liter/m2/hari dan menjelang dewasa tanaman membutuhkan air sekitar 8 liter/m2/hari.

Jenis hama yang sering menyerang tanaman bayam di antaranya ulat daun, kutu daun, penggorok daun, dan belalang. Sementara, penyakit yang sering dijumpai ialah rebah kecambah (Rhizoctonia solani) dan penyakit karat putih (Albugo sp.).

Untuk pengendalian OPT, gunakan pestisida yang aman dan mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati, atau pestisida piretroid sintetik. Penggunaan pestisida tersebut harus dilakukan dengan benar, baik mengenai pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval maupun waktu aplikasinya.