Cara Mudah dan Tepat Cangkok Tanaman Jambu Air

PertaniankuTanaman jambu air dapat diperbanyak dengan cara generatif ataupun vegetatif. Perbanyakan vegetatif lebih sering dipilih oleh penghobi dibanding generatif karena bibit yang dihasilkan dapat menurunkan sifat unggul dari tanaman induknya.

tanaman jambu air
foto: pertanianku

Perbanyakan vegetatif tanaman jambu air dapat dilakukan dengan cangkok, setek, okulasi, dan sambung pucuk.

Berikut ini cara mudah cangkok tanaman jambu air.

  1. Pilih cabang yang sudah berumur minimal 1 tahun, kulit cabang berwarna kecokelatan, cabang sehat, subur, kuat, dan berasal dari pohon induk yang sudah berbuah 3—4 kali.
  2. Siapkan pisau tajam, media cangkok, dan pembalut media. Media cangkok dapat berupa campuran tanah dengan humus atau tanah dengan pupuk kandang (perbandingan yang sama). Sementara itu, pembalut media dapat berupa plastik yang sudah diberi lubang-lubang kecil atau sabut kelapa.
  3. Kupas kulit cabang yang sudah dipilih dengan pisau tajam melingkari batang dengan lebar 2—3 c Kulit yang dibuka sebaiknya berada di bawah pucuk daun dan melukai mata tunas agar cangkokan cepat keluar.
  4. Hilangkan lender (kambium) yang menempel pada kayu dengan cara dikerik menggunakan pisau secara perlahan, lalu bersihkan dengan kain bersih. Biarkan luka tersebut mengering selama 2—4 hari.
  5. Setelah luka kering, bungkus luka dengan media cangkok yang sudah Anda sediakan, kemudian ikat erat pada kedua bagian ujung media.
  6. Anda bisa memberikan tambahkan hormon perangsang pertumbuhan akar pada luka sayatan saat 10 menit sebelum ditutup dengan media tanam untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  7. Lakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari saat sedang tidak hujan.
  8. Lakukan pemangkasan pada ujung cabang cangkok hingga 5—6 tunas saat akar cangkokan sudah banyak, lalu biarkan selama beberapa hari.
  9. Setelah itu, akan muncul beberapa daun, kemudian potong cangkokan tepat di bagian bawah akar. Jangan ada cabang yang tersisa karena bisa menjadi sarang rayap.
  10. Gunting beberapa daun dan pindahkan cangkokan ke polibag sebelum ditanam di lahan. Media di dalam polibag terdiri atas campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang.
  11. Lakukan penyiraman secara rutin dan pelihara selama enam bulan sebelum ditanam ke lahan.
Baca Juga:  Kenali Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman Tomat