Cara Mudah Membedakan Ikan Segar dan Ikan Berformalin

Pertanianku— Saat ini banyak pedagang ikan melakukan kecurangan dengan menggunakan formalin, bahan kimia berbahaya untuk mengawetkan produk perikanan agar lebih tahan lama. Ikan segar merupakan bahan pangan yang tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama setelah ditangkap.

ikan segar
foto: Pertanianku

Kandungan formalin yang diberikan pada produk perikanan dapat menimbulkan efek negatif pada tubuh, mulai dari pusing, gangguan pada saluran pencernaan, mual dan sesak napas, tenggorokan terasa seperti terbakar, hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui kondisi yang menggambarkan ikan segar dan ikan yang sudah diawetkan dengan formalin.

Identifikasi kondisi kesegaran ikan bisa dilakukan pada kondisi fisik ikan. Orang dahulu biasanya mengidentifikasi kesegaran melalui insang. Selain insang, masih ada banyak lagi ciri-ciri ikan segar dan ikan berformalin, simak ulasan berikut.

Kondisi mata ikan

Ikan yang sudah diberikan formalin cenderung memiliki bola mata dan pupil yang tenggelam, keruh, dan tampak berlendir berwarna kuning tebal. Sementara itu, mata ikan yang masih segar terlihat lebih menonjol, pupil mata berwarna hitam cerah mengilat, dan bagian selaput mata ikan masih jernih.

Insang ikan

Kebanyakan orang mengidentifikasi tingkat kesegaran ikan melalui insang. Jangan pilih ikan yang sudah memiliki insang pucat, kusam, dan agak keputihan. Ikan segar memiliki insang berwarna merah cerah dan segar.

Sayatan pada daging ikan

Bekas sayatan pada daging ikan yang sudah diberikan formalin akan berwarna pucat dan kusam. Sementara itu, bekas sayatan pada ikan segar berwarna cerah, sedikit kemerahan di bagian tulang belakang dan memiliki isi perut yang masih utuh.

Tekstur permukaan

Ikan yang sudah diberikan formalin akan memiliki tekstur yang keras. Jika Anda tekan dengan jari, ikan akan mengeluarkan aroma bau asam. Ketika dipegang ikan terasa keras, kaku, dan tegang.

Baca Juga:  KKP Bangun Kampung Perikanan Budidaya Bernilai Ekonomi Tinggi

Kondisi tersebut sangat berbanding terbalik dengan ikan yang masih segar. Ikan segar cenderung memiliki warna cerah dan bertekstur elastis. Jika ditekan, ikan akan mengeluarkan bau ikan yang sangat khas dan spesifik, bergantung pada jenisnya.